Palangka Raya

Dua Siswa SMA di Palangka Raya Baku Hantam

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Dua siswa SMA di Palangka Raya baku Hantam. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan parkiran Stadion Sanaman Mantikei Palangka Raya, Kamis (20/1/2022) siang.

Dari beberapa video yang tersebar di grup whatsapp, terlihat sejumlah pelajar yang menggunakan pakaian batik berwarna merah dan celana panjang berwarna putih asyik menyoraksi aksi perkelahian tersebut.

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

Belum diketahui secara pasti penyebab dari peristiwa adus jotos yang dilakukan dua siswa SMA tersebut. Terlihat mereka saling melayangkan bogem antara satu sama lain.

Beruntung aksi tersebut berhasil dilerai oleh seorang emak-emak menggunakan baju berwarna kuning dan sejumlah warga sekitar lainnya yang melihat peristiwa perkelahian tersebut.

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

Petugas kepolisian yang mendapatkan informasi tersebut langsung berupaya langsung mendatangi lokasi. Namun sesampainya di tempat peristiwa baku hantam tersebut, puluhan pelajar sudah membubarkan diri.

Salah satu warga sekitar, Siti mengungkapkan, bahwa kejadian itu terjadi ketika ia sedang berjualan di sekitaran lokasi. Pada awalnya ia terkaget-kaget melihat puluhan siswa bergerombol mengelilingi dua temannya yang berkelahi.

“Kalau untuk penyebabnya saya kurang tahu persis karena apa. Yang pasti dua siswa itu terlihat berkelahi saling membalas pukulan demi pukulan,” katanya kepada awak media saat dibincangi.

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada sekitar pukul 12.00 WIB. Dimana saat itu merupakan jam pulang bagi pelajar yang melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

“Perkelahian itu tadi dilerai oleh warga sekitar juga seorang ibu-ibu. Peristiwa itu berlangsung sebentar saja, setelah dilerai mereka langsung membubarkan diri masing-masing,” urainya.

Sementara itu Kapolsek Pahandut Kompol Susilowati, melalui Kanit Reskrim Iptu Yonika Winner Te’dang mengatakan, betul ada laporan dari masyarakat mengenai peristiwa perkelahian tersebut.

“Berdasarkan informasi dari warga sekitar benar dua siswa terlibat perkelahian, untuk selanjutnya kami masih melakukan penyelidikan apa yang menyebabkan dua pelajar ini berkelahi,” tandasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button