Koperasi Harus Bisa Bertransformasi di Era Digital

Makin Maju
Anggota Komisi II DPRD Kalteng Natalia ST

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota Komisi II DPRD Kalteng Natalia ST mengatakan, diera digital seperti sekarang, koperasi harus segera bertransformasi agar bisa tetap bertahan.

“Namun transformasi koperasi ini tidak dilakukan hanya dengan mengaplikasikan sofware terbaru semata, namun perlu juga adanya pembaruan pada model bisnis, manajemen, dan pelayanannya,” jelas Natalia kepada Kalteng.co, Selasa (28/9/2021).

Selain itu lanjutnya, jika ingin menerapkan tranformasi digital, ada tiga poin penting yang harus dikuasai yaitu penguasaan teknologi, kesiapan program dan proses yang benar, serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang benar.

Baca Juga:  Capaian Prestasi Atlet Kalteng Harus Tetap Diapresiasi

“Apabila kesemua poin tersebut telah terkuasai,  akan mempermudah pihak koperasi  bertransformasi di era digital,” ucap Politisi perempuan dari Partai Hanura Kalteng ini.

Selain itu menurut Natalia perlu adanya pembenahan pada mindset atau pola pikir masyarakat terhadap koperasi dan bagaimana agar model bisnis koperasi tersebut dapat berjalan dengan baik.

Karena dalam penggunaan teknologi era digital atau industri 4.0, poin intinya yakni menggabungkan dunia physical dan dunia cyber. Namun bukan berarti membuat robot yang nantinya menggantikan peran manusia, tetapi perlu tenaga mesin untuk membantu manusia bekerja.

“Jadi pada industri 4.0 konsep utamanya adalah membangun informationsociety. Teknologi berbaur dalam kehidupan sehari-hari, karena manusia sebagai pelaku utama nantinya,” terang Natalia.

Baca Juga:  Mafia Tanah Harus Diberantas di Kalteng

Lebih lanjut disampaikan wakil rakyat asal Dapil I Kalteng meliputi Kabupaten Gunung Mas, Katingan dan Kota Palangka Raya ini jika beberapa koperasi di Indonesia saat ini telah mulai bertransformasi, khususnya koperasi yang di danai oleh perusahaan swasta.

“Kedepan, kita harapkan koperasi bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk berbelanja, sehingga koperasi bisa berkompetisi dan mengimbangi dengan toko-toko yang ada saat ini,” tutup Natalia. (pra)