Palangka Raya

Meski Pembatasan, Rangkaian Upacara Nyepi Tetap Berjalan Khidmat

“Dengan melihat kondisi sekarang ini, kita tetap menghargai dan menghormati aturan yang ditetapkan oleh pemerintah, demi menjaga umat tidak terdampak penyebaran virus corona. Maka dari itu, umat yang mengikuti upacara pun kami batasi, hanya beberapa umat, para tokoh dan pengurus yang mengikuti,”ucap Sadiana.

Untuk diketahui sambungnya, Hari Raya Nyepi memiliki filosofi dimana umat Hindu memohon kepada Tuhan, Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk melakukan penyucian Buana Alit (manusia) dan Buana Agung (alam dan seluruh isinya).

“Jadi ada empat larangan yang harus ditahan saat menjalani Nyepi. Pertama Amati Geni, berpantang menyalakan api, lampu, dan benda elektronik lainnya, Kedua Amati Karya tidak melakukan aktivitas atau bekerja, ketiga Amati Lelungan, dimana umat pantang untuk bepergian, dan keempat, Amati Lelanguan, tidak bersenang-senang dalam menyambut Nyepi,” sebut Ketua PHDI Kota Palangka Raya ini.

Sementara itu ditempat yang sama, Pendeta/Pemangku I Gede Made Suparma menambahkan, selama menjalani prosesi acara keagamaan dalam menyambut Hari Raya Nyepi, pihaknya tetap mengikuti kebijakan dan ketentuan dari pemerintah.

“Misalkan seperti ritual acara kelaut/sungai (Melasti), itu kami laksanakan di Pura Pitamaha Padma Bhuana. Petugas yang dilibatkan pun tidak banyak seperti yang mengikuti proses persembahyangan sekarang ini, melainkan hanya melibatkan petugas baik itu Pemangku dan juga pengurus inti Suka Duka,” jelasnya.

Selebihnya Suparma berharap, agar semua umat Hindu yang ada di Kalteng, khususnya Kota Palangka Raya benar-benar khusuk dan menahan diri disaat menjalani prosesi Ngembak Geni.

“Saya imbau agar umat bisa menahan diri selama menjalani prosesi Ngembak Geni. Sehingga tujuan penyucian diri benar-benar dirasakan,” tutup Suparma. (pra)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co
Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button