Pemukiman Rawan Banjir Harus Ditata Ulang

Tingkatkan Kepedulian
Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng Tomy Irawan Diran

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Ketua Fraksi Gabungan DPRD Kalteng, Tomi Irawan Diran menilai, meluapnya air ke pemukiman warga selain disebabkan oleh faktor alam juga disebabkan oleh faktor lain.

“Selain karena intensitas hujan yang tinggi, penyebab baniir juga dikarenakan aktivitas manusia dan kurangnya perencanaan yang baik tentang pemukiman. Untuk mengantisipasinya, diperlukan kajian dan penataan ulang tentang pemukiman,” kata Tomi, Selasa (16/11/2021).

Menurut legislator yang membidangi Pembangunan dan Infrastruktur ini , yang paling terdampak yakni warga yang bermukim di kawasan bantaran sungai. Salahsatu contoh, pemukiman mendawai dan sekitar bantaran sungai kahayan.

Baca Juga:  Guru SDN Percobaan Juara II Nasional Kaligrafi Dekorasi

“Permukiman tersebut merupakan permukiman padat, yang menempati lahan di pinggiran sungai. Hal tersebut tentunya berdampak pada ekosistem, pola aliran air sungai dan pendangkalan. Sehingga, ketika air meninggi karena hujan, otomatis debit air akan meluap. Untuk pemukiman jauh dari kawasan sungai, banjir terjadi, diduga dikarenakan penataan drainase perumahan yang kurang baik,” jelas Tomi.

Selebihnya Politisi muda dari Partai Amanat Nasional (PAN) Kalteng mengimbau kepada pihak pemerintah, agar kedepannya dapat mengambil langkah penanganan banjir di kawasan pemukiman.

Baca Juga:  Perhatikan Kesehatan Masyarakat Selama Musim Hujan

“Beberapa waktu lalu, kita ada melakukan studi banding ke Jawa, berkaitan pemukiman yang harus dibenahi. Dimana harus ada pembenahan pemukiman khusus di lokasi bantaran sungai dan kali. Hal itu program dari pemerintah pusat. Pembenahan dilakukan agar tidak terjadi banjir, sungai tidak rusak, tidak terjadi pendangkalan dan pemanfaatan sumber daya dari sungai,” sebutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *