Penertiban PKL Harus Dilakukan Dengan Persuasif

Ajak Ciptakan
Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya Tantawi Jauhari SE

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Penertiban PKL harus dilakukan dengan persuasif. Rencana Pemko Palangka Raya mensterilkan jalan-jalan utama perkotaan dari pedagang kaki lima (PKL) mendapat dukungan Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya Tantawi Jauhari, S.E.

Legislator yang membidangi Pemerintahan dan Keuangan ini mengatakan, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pengaturan, Penertiban, dan Pengawasan Pedagang Kreatif Lapangan.

“Apa yang sudah diatur di Perda, jangan di langgar. Kita dukung pemerintah menertibkan para PKL yang menduduki trotar,” kata legislator yang akrab disapa Tantawi ini kepada Kalteng.co, Selasa (4/1/2022).

Meski demikian, dalam hal imbauan ataupun relokasi, Tantawi berharap pemerintah dapat melakukannya dengan persuasif atau pendekatan yang humanis kepada para pedagang. Mengingat situasi saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, aktivitas mencari nafkah tidak semudah seperti hari biasanya sebelum virus tersebut melanda.

“Jika direlokasi, sampaikan secara utuh kepada para pedagang agar mereka mengetahui dimana fasilitas didapat. Apabila dikenakan biaya sewa, tentunya masih harus dalam batas kewajaran,” terang Politisi Partai Gerindra ini.

Baca Juga:  Kota Cantik Miliki Objek Wisata Baru

Disisi lain sambung Tantawi menerangkan, penegakan Perda ketertiban umum tetap harus ditegakan sesuai aturan, karena trotoar bukan untuk tetap berjualan. Selain itu, aturan tersebut juga harus ditegakan secara adil dan masif, agar tidak muncul stigma tebang pilih yang dilakukan oleh penegak Perda.

“Artinya tidak diperbolehkan berdagang diatas trotoar mana pun tanpa terkecuali. Demi kesetaraan hukum tanpa ada tebang pilih. Saya rasa, para pedagang pun akan dapat memakluminya, karena apa yang kita lakukan berdasarkan aturan,” tutup wakil rakyat asal Dapil III yang meliputi Kecamatan Pahandut dan Sebangau ini. (pra)