Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Gelar Doa Bersama Lintas Agama

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026 mendatang, Polda Kalimantan Tengah menggelar doa bersama lintas agama di Gedung Graha Bhayangkara, Mapolda Kalteng pada Senin (22/6/2026) sore.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan dan dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kajati Kalteng, unsur Forkopimda, pejabat utama Polda Kalteng, Bhayangkari serta personel Polri dari berbagai agama.
Doa bersama itu melibatkan tokoh dan umat dari enam agama yang diakui di Indonesia, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Seluruh peserta tampak khidmat mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung penuh suasana kebersamaan dan toleransi.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, doa lintas agama tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud rasa syukur serta harapan agar seluruh kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat.
“Momentum Hari Bhayangkara kita isi dengan doa dan kebersamaan. Semoga Polri semakin dicintai masyarakat dan terus menjaga kamtibmas Kalimantan Tengah dengan aman, damai, serta humanis,” ujarnya.
Menurut Kapolda, keberagaman yang dimiliki masyarakat Kalimantan Tengah merupakan kekuatan besar yang harus terus dijaga melalui semangat toleransi, persatuan dan saling menghormati antarumat beragama.
“Kami ingin momentum ini menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif,” katanya.
Rangkaian doa dipimpin secara bergantian oleh perwakilan masing-masing agama. Berbagai doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, keamanan daerah, kesejahteraan masyarakat serta kelancaran pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami percaya keamanan tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kebersamaan, doa dan dukungan seluruh komponen masyarakat,” tegas jenderal bintang dua tersebut.
Polda Kalteng sendiri terus menggelar berbagai kegiatan sosial dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Mulai dari bakti kesehatan, bakti sosial, anjangsana hingga berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat.
“Seluruh rangkaian kegiatan tersebut mengusung semangat “Polri untuk Masyarakat” sebagai bentuk pengabdian dan kedekatan Polri dengan warga,” pungkasnya. (oiq)



