Palangka Raya

PT SKS Harus Berkontribusi Bagi Masyarakat

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kehadiran Investasi jangan hanya mengeruk sebuah keuntungan di sebuah wilayah, namun kehadiran Investasi juga harus memberikan dampak positif bagi daerah dan masyarakat di sekitarnya.

Di
mana contohnya seperti beberapa perusahaan yang berinvestasi di Provinsi Kalimantan Tengah, bisa mengeluarkan atau menyerahkan Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar.

Terkait hal tersebut Anggota Komisi II DPRD Kalteng yang membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA), HM Sriosako, mengatakan saat melaksanakan kunjungan ke PT Surya Kalimantan Sejati (SKS) yang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kalteng 1.

Yang terletak di Desa Tumbang Kajuei, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), terdapat sejumlah usulan dan harapan yang disampaikan masyarakat kepada Komisi II, untuk diteruskan dan disampaikan kepada PT SKS.

Diantaranya yaitu harapan agar PT SKS bisa membuka akses jalan dan jembatan yang saat ini diportal oleh perusahaan. Pasalnya, jalan dan jembatan tersebut merupakan akses transportasi utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kita mendukung dengan adanya Investasi di Kalteng, tetapi investasi tersebut jangan hanya sekadar mau mendapat keuntungan sepihak saja. Yang namanya investasi, wajib berkontribusi bagi daerah dan masyarakat, termasuk mendengarkan serta mengakomodir usulan maupun harapan warga disekitarnya. Jangan sampaikan kehadiran investasi justru mempersulit masyarakat,”ucapnya belum lama ini.

Wakil rakyat dari daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Kabupaten Katingan, Gumas dan Kota Palangka Raya ini juga meminta pengertian dan kebijakan pimpinan PT. SKS agar bisa mendengar dan mencari solusi berkaitan dengan persoalan tersebut.

“Harapan kami, agar harapan masyarakat dapat di dengar pimpinan perusahaan. Saran saya agar hal ini segera di carikan solusi. Lakukan urung- rembuk dengan pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat. Kalau perlu dibuatkan jalan dan jembatan alternatif khusus bagi warga sekitar. Jika di biarkan berlarut-larut tanpa solusi, di khawatirkan persoalan antara masyarakat dengan perusahaan ini semakin memburuk,” tegas Ketua Fraksi Partai Demokrat ini.

Disisi lain, anggota Komisi II DPRD Kalteng dari Fraksi PDI Perjuangan Hj. Maryani Sabran mendesak, agar perusahaan dapat membuka akses bagi masyarakat untuk dapat melintasi jalan dan jembatan di kawasan tersebut. Pasalnya, perusahaan yang berinvestasi di Kalteng, termasuk PT.

SKS wajib memperhatikan harapan dan keinginan masyarakat setempat, khususnya agar bisa melewati jalan dan jembatan yang ada saat ini.
Wakil rakyat dari Dapil III meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Lamandau dan Sukamara ini juga menuntut komitmen dan janji pihak perusahaan yang siap bersama-sama merawat dan menjaga jalan negara yang dilewati perusahaan juga saat ini.

“Kami meminta agar pihak perusahaan berkomitmen dan bisa memenuhi janjinya yang siap bersama-sama merawat jalan negara yang di lewati. Termasuk memikirkan solusi alternatif bagi warga agar bisa melewati jalan jembatan yang di portal oleh perusahaan di desa tersebut,” pungkasnya. (pra)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button