Kemensos Hentikan Santunan Rp15 Juta Bagi Ahli Waris Korban Covid-19

PEDULI : Plt Kepala Dinsos Kalteng dr Rian Tangkudung MKes ketika menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran flamboyan bawah dan Gang Suka Damai, beberapa waktu lalu.

PALANGKA RAYA, kalteng.coTahun 2021, pemberian santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 sebesar Rp15 juta dihen­tikan.

Program Kement­erian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) ini berdasarkan surat edaran dari Kemensos RI dengan Nomor 150/3.2/ BS.01.02/02/2021, yang ditujukan kepada seluruh Dinas Sosial (Dinsos) di Indonesia, pada 18 Februari 2021.

Plt Kepala Dinsos Provinsi Kalimantan Ten­gah (Kalteng), dr Rian Tangkudung MKes melalui Sekretaris Dinsos Kalteng Budi Santoso mengatakan, sebelumnya Kemensos RI pernah menyampaikan Surat Edaran Nomor 427/3.2/BS.01.02/06/2020 Tentang Penanganan Perlindungan Sosial Bagi Korban Meninggal Dunia Akibat Virus Corona.

Baca Juga:  Calo Pengurusan BPKB dan STNK Diringkus Polisi

“Pada Tahun 2021 san­tunan tersebut dihentikan. Padahal saat ini di Kalteng ada 98 usulan bagi ahli waris untuk mendapatkan santunan tersebut,” ung­kap Budi kepada Kalteng Pos, Selasa (23/2/2021).

Budi melanjutkan, kare­na sudah ada surat edaran yang baru, maka pihaknya harus melaksanakan atur­an yang tertuang dalam surat tersebut, sehingga dari angka 98 yang diusul­kan untuk mendapatkan santunan itu, terealisasi dua ahli waris saja yang mendapatkan santunan Rp15 juta tersebut, yaitu dari Kabupaten Kotawar­ingin Timur.

“Untuk selebihnya, di tahun ini dana tersebut tidak tersedia alokasin­ya,sebab hal ini sesuai dengan surat edaran dari Kemensos RI, sehingga terkait rekomendasi dan usulan yang disampaikan oleh Dinsos kabupaten/ kota yang sebelumnya ti­dak dapat ditindaklanjuti,” terangnya.

Budi menjelaskan, berdasarkan surat eda­ran tersebut maka Dinsos Provinsi Kalteng sudah memberitahukan hal itu kepada Dinsos Kabupat­en/Kota agar tidak mem­berikan rekomendasi maupun usulan lagi terkait santunan ahli waris korban Covid-19.

Baca Juga:  Delapan Bulan Terakhir Ada 1 Juta Investor Saham Baru

“Atas nama dinas kami memohon maaf untuk masyarakat yang sudah pernah diusulkan sebel­umnya, hingga saat ini belum mendapatkan bantuan santunan terse­but, karena hal ini sudah menjadi keputusan dari Kemensos, jadi sekali lagi kami memohon maaf. Se­moga masyarakat Kalteng bisa mengerti,” tandasnya. (uut/aza)