Pasien Covid-19 Melonjak, Stok Oksigen Menipis

Kebutuhan akan oksigen jadi tinggi.

Kekosongan Tabung Oksigen
Sudah Sebulan Lebih

“Meski untuk oksigen tabung kami di kurangi dan hanya kebagian 60 tabung per hari,” ucapnya. Pihak RSDS juga berkoordinasi dengan perusahaan di Kalteng yang bisa menghasilkan oksigen medis.

Memproduksinya sehingga bisa membantu penyediaan oksigen bagi faskes. Kerja sama itu sudah berjalan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). “Memang kami khawatir suplai oksigen mandek, kami berharap langkah-langkah yang di ambil itu bisa menangani persoalan,” pungkas nya.

Tingginya permintaan oksigen di Kota Palangka Raya dan beberapa daerah di Kalteng mengakibatkan persediaan tabung oksigen kosong. Salah satunya di Apotek Kimia Farma, Jalan Di ponergoro. Handoko selaku supervisor pelayanan apotek tersebut mengaku bahwa stok oksigen sudah lama habis. Sampai saat ini belum ada pengiriman dari pihak ketiga di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Kekosongan tabung oksigen sudah sebulan lebih, kami memang kerja sama dengan pihak ketiga, tapi sampai sekarang belum ada pengiriman, karena memang barangnya kosong,” ungkap Handoko kepada Kalteng Pos, Senin (26/7). Menurut Handoko, stok barang (oksigen, red) yang di pesan memang tidak ada, lantaran meningkatnya angka kasus Covid-19 di Pulau Jawa.

Baca Juga:  Diskominfosantik Katingan Pasang QR Code di Kantor

Permintaan oksigen mungkin lebih tinggi, sehingga berimbas kepada daerah di luar Jawa, termasuk Kalsel dan Kalteng. “Kami tidak bisa memastikan kapan ada stok barang (oksigen, red), karena belum ada pengiriman dari pihak distributor,” tutupnya.