Jelang Musim Kemarau, Warga Diminta Waspada

KEKOMPAKAN: Ketua Komisi I DPRD Mura, Rumiadi (kanan) bersama Anggota DPRD Mura lainnya mengikuti rapat paripurna dewan, baru-baru ini.
KEKOMPAKAN: Ketua Komisi I DPRD Mura, Rumiadi (kanan) bersama Anggota DPRD Mura lainnya mengikuti rapat paripurna dewan, baru-baru ini./DADANG

PURUK CAHU,KALTENG.CO-Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk mewaspadai bencana dan musibah kebakaran di pemukiman. Termasuk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Menurut Ketua Komisi I DPRD Mura, Rumiadi, melihat gejala alam menunjukan akan memasuki musim kemarau, sehingga perlu diantisipasi dan diwaspadai. Terutama untuk Kota Puruk Cahu dan sekitarnya yang bermukim di wilayah padat penduduk. “Antisipasi dini perlu dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat mencegah ancaman Karhutla,” tegas Politisi PDIP ini, Rabu (11/8).

Ketua Komisi I DPRD Mura ini mengingatkan, kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi, tidak jauh dari pemukiman warga. Hal ini diakibatkan karena kurangnya pengawasan saat membakar sesuatu atau kegiatan lainnya yang berpotensi menyebabkan api cepat membesar. “Nah ini atensi khusus kita untuk wilayah perkotaan, dan yang buka lahan jangan sembarangan membakar karena sanksinya tegas dan jelas bisa dipidana,” bebernya.

Baca Juga:  Nenek di Luwuk Kanan Menghilang Misterius

Dirinya tidak menampik bahwa di perkotaan ini, khususnya yang selalu terbakar adalah lahan- lahan yang terlantar dan tidak pernah dikelola. Seharusnya, menjelang musim kemarau seperti ini lahan-lahan di perkotaan itu harus sudah dibersihkan untuk diantisipasi agar tidak terjadi kebakaran. Rumiadi berharap, pada tahun ini jangan sampai ada musim kabut asap seperti beberapa tahun silam.

Karena hal itu akan berdampak buruk bagi kehidupan manusia. Di satu sisi pemerintah tengah berjuang mengatasi pandemi. “Makanya harus kita samasama sadari jangan sampai ada kebakaran, kita sebagai umat manusia akan dipertaruhkan, karena kita lagi menghadapi Covid-19 yang juga notabenenya menyerang ke sistem pernafasan jangan ditambah dengan bencana asap lagi,” harapnya. (dad