120.000 Penonton Konser BLACKPINK di Kaohsiung: Berapa Besar Uang yang Berputar di Taiwan?

KALTENG.CO-Grup girlband global, BLACKPINK, kembali membuktikan pengaruhnya yang tak hanya terbatas di industri musik. Lewat rangkaian tour dunia mereka, BLACKPINK berhasil meninggalkan dampak ekonomi dan pariwisata yang signifikan di setiap negara yang mereka sambangi.
Baru-baru ini, konser tour bertajuk DEADLINE di Kaohsiung, Taiwan, sukses besar dan menciptakan lonjakan fantastis di sektor pariwisata lokal.
Kehadiran Jennie, Jisoo, Rosé, dan Lisa di Kaohsiung bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi motor penggerak roda perekonomian kota pelabuhan tersebut.
Raup Pendapatan Rp 161 Miliar dan Pecahkan Rekor Penumpang
Dampak nyata dari konser dua hari yang dihadiri lebih dari 120.000 orang ini diungkapkan oleh Biro Pengembangan Ekonomi Kaohsiung. Mereka melaporkan bahwa acara tersebut berhasil menyumbangkan pendapatan sebesar 300 juta NT (New Taiwan Dollar) atau setara dengan sekitar 13,9 Miliar Won Korea (sekitar Rp 161 Miliar jika dikonversi ke Rupiah) ke sektor pariwisata lokal.
Angka fantastis ini menunjukkan betapa besar daya beli dan antusiasme para BLINK (sebutan penggemar BLACKPINK) dari berbagai penjuru untuk menyaksikan idola mereka.
Pasar Malam dan Transportasi Ikut Terdongkrak
Efek ‘Pink Wave’ ini menyebar ke seluruh sektor ekonomi lokal. Beberapa pasar utama Kaohsiung, termasuk Pasar Ruifeng, Luihe, dan Jilin, dilaporkan tetap ramai hingga larut malam, bahkan sampai pukul 1 atau 2 pagi. Penjualan di pasar-pasar ini dikabarkan melonjak hingga 30% dibandingkan hari-hari biasa.
Sektor transportasi juga mencetak rekor baru. Kaohsiung Rapid Transit Crop (KRTC) melaporkan bahwa kereta bawah tanah kota itu mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun. Jumlah penumpang harian mencapai 323.601 orang pada hari Sabtu dan 281.511 orang pada hari Minggu. Lonjakan ini membuktikan bahwa acara berskala besar seperti konser BLACKPINK adalah pendorong utama penggunaan fasilitas umum kota.
Kaohsiung Berubah Menjadi ‘Pink City’ Sambut BLACKPINK
Sebagai bentuk apresiasi dan sambutan hangat, Pemerintah Kota Kaohsiung turut memeriahkan kedatangan BLACKPINK. Kota tersebut membuat landmark di enam lokasi penting dengan menerangi lampu-lampu ikonik berwarna merah muda khas BLACKPINK. Lokasi-lokasi yang bermandikan cahaya pink tersebut meliputi:
- Sungai Aihe
- Jembatan Dagang
- Pusat Penumpang Pelabuhan Kaohsiung
- Pusat Musik Populer Kaohsiung
- Stasiun Kaohsiung
- Stasiun Formosa Boulevard
Aksi ini tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga menciptakan pengalaman imersif bagi para penggemar, yang pada akhirnya turut mempromosikan pariwisata Kaohsiung secara global.
BLACKPINK: Idol Pertama dengan Pertunjukan Terbanyak di Kaohsiung
Konser DEADLINE ini juga mengukuhkan status historis BLACKPINK di Taiwan. Dengan total penjualan lebih dari 190.000 tiket sepanjang tahun 2023 (Born Pink Tour) dan 2025 (DEADLINE Tour), BLACKPINK tercatat sebagai grup idola K-Pop pertama yang menggelar tour dunia berturut-turut dengan pertunjukkan terbanyak di Stadion Nasional Kaohsiung.
Kehadiran BLACKPINK di Kaohsiung, Taiwan, sekali lagi menjadi bukti nyata bahwa pengaruh ikon global melampaui batas hiburan semata.
Dengan sukses mendongkrak pendapatan pariwisata, meramaikan pasar lokal, dan memecahkan rekor transportasi, BLACKPINK tidak hanya memperkuat status mereka sebagai ikon global, tetapi juga menjadi fenomena ekonomi yang mampu menggerakkan roda perekonomian di negara mana pun yang mereka pijak. (*/tur)



