Pangkalan Bun

Digelar Ditjen Bun, Petani Ikut Pelatihan Manajemen 

PANGKALAN BUN, Kalteng.co -Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya para petani, berbagai cara dilakukan. Kali ini Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjen Bun) bekerja sama dengan PT Sumberdaya Indonesia Berjaya (SIB) dan Badan Pengelola dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Sebanyak 30 petani dari kelompok tani sawit  Kabupaten Sukamara mengikuti kegiatan tersebut yang dilaksanakan belum lama ini.. Dengan menggelar pelatihan manajemen dan administrasi keuangan. 

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Menurut Kabid Perbenihan dan Budidaya Dinas Perkebunan Jaya Wahyudi mengapresiasi pelatihan yang dilaksanakan tersebut. Tentunya dengan adanya pelatihan ini bisa memberikan peningkatan wawasan dan pengetahuan kepada para kelompok tani. Sehingga kualitas SDM mereka makin mumpuni.

 Mereka bukan hanya memahami pertanian dengan baik, tetapi juga mengatur manajemen adninstrasi yang baik. Tentunya Dinas sendiri kan memverikan suport dan dukungan. Untuk itu adanya pelatihan ini benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Apalagi sasarannya adalah petani dan ini kesempatan apa yang diberikan ini tidak boleh disia-siakan. 

“Kami minta para petani harus bertanya banyak-banyak kepada narsumber yang begitu luar biasa. Dengan harapan nantinya mereka akan pavam dan mengerti isi dari pelatihan yang  diberikan ini,”kata Jayan Wahyudi. 

Sementara itu Direktur PT Andi Yusuf Akbar menuturkan, bahwa kegiatan ini sendiri setiap tahun dilaksanakan diseluruh Indonesia. Dan kali ini ke masyarakat atau kelompok tani Kabupaten Sukamara. 

Pelatihan ini sebagai  wujud memberikan pemahaman kepada para kelompok tani. Baik pembukuan, adninstrasi hingga pengelolaan keuangan. Sehingga mereka mengetahui bagimana penyusunan proposal dan penetapan harga TBS. Karena nantinya apabila ada bantuan atau kontrak pertanian harus melalui proposal terlbih dahulu. 

“Semoga apa yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi para petani sawit. Supaya nantinya pada saat mendapatkan bantuan pengelolaanya  juga sesuai, ” ujarnya.(son)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button