BeritaHukum Dan KriminalPangkalan BunPeristiwa

Tragis! Tenggak Roudap, Pemuda di Pangkalan Bun Nekat Akhiri Hidup di Kebun Sawit

PANGKALAN BUN, Kalteng.co-Warga Jalan Pangkalan Bungur, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) digegerkan oleh aksi nekat seorang pemuda berinisial MZ (25). Korban diduga sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara menenggak racun rumput (rundap) di kediamannya pada Minggu (14/6/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa pemuda tersebut tidak berhasil diselamatkan.

https://kalteng.co

Kronologi Penemuan Korban: Berawal dari Rumah yang Gelap Gulita

Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh paman korban yang tinggal serumah dengannya. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kecurigaan bermula saat sang paman pulang ke rumah pada petang hari.

  • Pukul 18.00 WIB: Paman korban tiba di rumah dan mendapati kondisi rumah gelap gulita. Lampu yang biasanya sudah menyala pada jam tersebut, justru dalam keadaan mati.

  • Pencarian Awal: Tanpa rasa curiga, paman korban mencoba memanggil MZ untuk menyalakan lampu. Karena tidak ada sahutan setelah dipanggil berkali-kali, ia mulai melakukan pencarian di sekitar rumah.

  • Melapor ke Ketua RT: Merasa bingung karena keponakannya tidak kunjung ditemukan, sang paman akhirnya meminta bantuan kepada Ketua RT setempat dan warga sekitar untuk melakukan pencarian bersama.

Petunjuk Tumpahan Racun di Ruang Tengah

Titik terang keberadaan korban mulai terungkap saat sang paman kembali ke dalam rumah untuk mengambil senter atau memeriksa ruangan. Ia melihat adanya tumpahan cairan racun rumput merek Rundap di lantai ruang tengah.

Berbekal kecurigaan tersebut, paman korban dan warga langsung menelusuri area kebun sawit yang berada di belakang rumah.

Penemuan Korban: Korban MZ akhirnya ditemukan tergeletak di area kebun sawit berjarak sekitar 150 meter dari belakang rumah. Saat ditemukan, kondisi mulut korban sudah mengeluarkan busa, namun masih dalam keadaan bernapas (kritis).

Sempat Dilarikan ke RSUD Sultan Imanuddin

Melihat kondisi korban yang masih bernapas, warga dan pihak kepolisian yang berada di lokasi langsung mengevakuasi MZ ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun agar segera mendapatkan tindakan medis.

Namun takdir berkata lain. Setelah tim medis melakukan berbagai upaya maksimal untuk menyelamatkan nyawanya, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa, melalui Kapolsek Arut Selatan (Arsel) AKP Ratno, membenarkan adanya insiden bunuh diri tersebut.

“Jenazah korban sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan, setelah sebelumnya dilakukan visum di RSUD Sultan Imanuddin. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan meminta keterangan para saksi di lokasi kejadian guna memastikan motif dan penyebab pasti kematian korban,” ujar AKP Ratno.

PENTING: Kontak Bantuan Psikologis

Bunuh diri bukan jalan keluar dari masalah kehidupan. Jika Anda, teman, atau kerabat mengalami depresi, tekanan mental, atau memiliki kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan profesional.

Anda dapat berkonsultasi ke puskesmas, rumah sakit terdekat, atau menghubungi layanan konseling psikologi demi mendapatkan penanganan yang tepat. (son)

Related Articles

Back to top button