Komentar Warganet Ungkap Sisi Lain Alvaro Jordan, Tersangka Pembunuh Nurmaliza: Bikin Geregetan!
PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Sebuah nama mencuat ke hadapan publik setelah terkuaknya dalang dari peristiwa penemuan mayat Nurmaliza yang ditemukan di tepi Jalan Trans Kalimantan, Desa Garung, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulpis, pada Senin (12/5/2025) pagi.
Nama itu adalah Alvaro Jordan. Seorang pria berperawakan gempal dengan kulit putih yang menjadi tersangka atas kematian wanita cantik yang berasal dari Kompleks Flamboyan Bawah, Kota Palangka Raya.
Dengan mengenakan pakaian oranye dan tangan diborgol, Alvaro hanya bisa tertunduk ketika digiring oleh petugas kepolisian di Mapolda Kalimantan Tengah ketika dihadirkan dalam kegiatan jumpa pers, Jumat (16/5/2025) pagi.
Dari pantauan awak media di platform media sosial instagram, video yang diunggah kurang lebih selama tiga jam lalu itu telah ditonton sebanyak 142 ribu orang dan 4.197 orang menyukai.
Tidak sampai disitu, pada kolom komentar yang disediakan juga turut dibanjiri pendapat dari warganet yang telah menonton video tersebut. Sedikitnya ada sekitar 250 netizen telah meninggalkan komentarnya. Rerata warganet geregetan dengan sosok Alvaro Jordan.
Di antara ratusan komentar yang ada tersebut, tak sedikit banyak yang menggambarkan secara sekilas mengenai keseharian dan aktivitas kerap dilakukan oleh pelaku.
Sepertinya hal yang ditulis oleh warganet dengan akun bernama alisias.molok. Pelaku ini diduga sangat aktif mengikuti kegiatan ibadah di gereja.
“Benar.. dengar, dengar lama tinggal di Gang Durian dekat Dirung Bajo. Aktif juga katanya ibadah. Hadeeeh, ternyata sering pergi ke gereja belum tentu orang enggak jahat,” tulisnya dikolom komentar.
Akun lainnya bernama sesamareki juga turut meninggalkan komentar diduga mendapatkan informasi mengenai kondisi psikis pelaku, terutama saat menjalankan jalin asmara.
“Gosipnya, pelaku ini memang tempramental dalam berpacaran, cerita dari teman-teman pelaku, pelaku tidak segan melakukan kekerasan terhadap pacarnya saat sedang cekcok walau di tempat umum,” urainya.
“Tidak ada kata lain yg cukup menggambarkan perbuatannya selain monster hukuman mati adalah satu satunya keadilan yg pantas, la tidak layak hidup ditengah masyarakat,” timpal akun lainnya bernama ronald_gis_plk. (oiq)




