Tragis! Satu Keluarga di Banjarmasin Tewas Terpanggang Hidup-hidup, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya
KALTENG.CO-Musibah kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Gadang, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Jumat (7/11/2025) dini hari. Peristiwa tragis ini tak hanya menghanguskan sejumlah rumah, tetapi juga menelan tiga korban jiwa yang terpanggang hidup-hidup saat kejadian.
Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Banjarmasin Tengah (Banteng) Polresta Banjarmasin, Polda Kalsel, kini tengah menyelidiki secara intensif untuk mengungkap penyebab pasti dari kebakaran maut ini.
Kronologi Kebakaran Maut Subuh Hari
Kanitreskrim Polsek Banjarmasin Tengah, Ipda Raihan Fakhri, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Kebakaran terjadi sekitar pukul 05.02 WITA pada Jumat (7/11/2025) di Jalan Aes Nasution Gang Binjai, Kelurahan Gadang, sebuah pemukiman padat penduduk.
“Setelah dilakukan pendataan, kebakaran tersebut menghanguskan delapan unit rumah. Empat rumah mengalami rusak berat, dan empat rumah lainnya rusak ringan,” ucap Ipda Raihan Fakhri, seperti dilansir dari berbagai sumber.
Angka kerusakan materiil ini menunjukkan betapa cepat dan dahsyatnya kobaran api melahap rumah-rumah di kawasan tersebut, yang mayoritas diduga berbahan kayu.
💔 Tiga Korban Jiwa dari Satu Keluarga
Dalam musibah yang menyelimuti subuh kelabu itu, ditemukan tiga korban meninggal dunia yang tragisnya merupakan satu keluarga utuh. Ketiga korban diidentifikasi sebagai:
- Tusradi (50) (Ayah)
- Marini (46) (Ibu)
- Nur Haliza (11) (Anak)
“Ketiga korban yang diduga tewas terbakar itu merupakan ayah, ibu, dan anak yang beralamat di Gang Silaturrahim RT04/RW01 Kelurahan Gadang, Kecamatan Banjarmasin Tengah,” jelas Ipda Raihan.
Diduga, ketiganya tidak sempat menyelamatkan diri saat api mulai berkobar dan menjebak mereka di dalam rumah. Tim emergency gabungan yang berjuang memadamkan api dan mengevakuasi korban telah membawa jenazah ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Fokus Penyelidikan Polisi
Saat ini, fokus utama aparat kepolisian adalah menentukan sumber dan penyebab pasti dari api yang membakar delapan unit rumah warga tersebut.
Untuk kepentingan penyelidikan, Ipda Raihan mengatakan bahwa tempat kejadian perkara (TKP), terutama rumah tempat ditemukannya para korban tewas, telah dipasangi garis polisi (police line).
“Untuk penyebab kebakaran yang membakar delapan unit rumah warga itu sedang dalam penyelidikan. Sedangkan untuk tempat kejadian perkara dan rumah yang ditemukan para korban tewas tersebut sudah dilakukan pemasangan garis polisi untuk kepentingan penyelidikan,” pungkasnya.
Penyelidikan mendalam ini diharapkan dapat memberikan kejelasan atas tragedi yang merenggut nyawa satu keluarga di Banjarmasin Tengah ini dan menjadi pelajaran berharga untuk pencegahan musibah serupa di masa depan. (*/tur)




