Asah Kemampuan Prajurit, Dandim Pimpin Latihan Menembak

LATIHAN MENEMBAK : Dandim1016/Pky, Kolonel Inf Rofiq Yusuf, memimpin latihan menembak senjata ringan Triwulan ke III, di lapangan tembak Yonif Raider 631/Antang, Palangka Raya, Kamis (30/9/2021). KODIM 1016/PLK UNTUK KALTENG.CO
LATIHAN MENEMBAK : Dandim1016/Pky, Kolonel Inf Rofiq Yusuf, memimpin latihan menembak senjata ringan Triwulan ke III, di lapangan tembak Yonif Raider 631/Antang, Palangka Raya, Kamis (30/9/2021). KODIM 1016/PLK UNTUK KALTENG.CO

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Komandan Kodim 1016/Palangka Raya, Kolonel Inf Rofiq Yusuf, memimpin langsung latihan menembak senjata ringan Triwulan ke III bersama para personelnya di lapangan tembak Yonif Raider 631/Antang, Jalan Cilik Riwut Km. 6, Palangka Raya, Kamis (30/9/2021).
“Kemampuan menembak merupakan suatu hal yang wajib dimiliki oleh seluruh prajurit TNI. Dengan latihan secara bertahap bertingkat dan berlanjut, kemampuan menembak para prajurit akan terasah dan terbina,” ucap Kolonel Rofiq.
Dalam latihan menembak kali ini, senjata yang di gunakan adalah SS-1 dan M-16 dengan jarak sasaran tembak sejauh 100 meter.
“Latihan yang di laksanakan hari ini merupakan upaya pemeliharaan kemampuan para prajurit, khususnya dalam bidang menembak. Kemampuan menembak sangat penting dan wajib di miliki para prajurit guna mendukung pelaksanaan tugas kedepannya,”terang Dandim.
Meski pandemi Covid-19 saat ini tengah melanda, Dandim mengingatkan agar kemampuan dasar prajurit tidak ikut luntur. Sehingga diperlukan latihan yang terprogram dalam pelaksanaannya.
“Latihan secara terprogram dan rutin harus dilaksanakan, meski Kodim merupakan satuan teritorial yang lebih mengutamakan soft power dalam bertugas,”ujarnya.
Disampaikan Dandim, dalam situasi apapun kemampuan dasar seorang prajurit tidak boleh ditinggalkan begitu saja, harus terus di asah dan dipertajam untuk menghadapi tantangan tugas yang dinilai semakin berat kedepanya.
“Setiap melaksanakan latihan kami menggunakan target guna mengetahui perkembangan peningkatan kemampuan prajurit. Meski demikian, faktor keamanan tetap diutamakan, dimana kesemua prajurit sama-sama memiliki tanggung jawab atas ketertiban pelaksanaan latihan menembak agar kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan aman dan lancar,”tutup Dandim. (pra)