Ini Penyebab Ular Doyan Masuk Rumah

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Ini Penyebab Ular Doyan Masuk Rumah. Ada sejumlah faktor yang membuat hewan karnivora itu gemar menghantui rumah warga.
Fenomena ini dibuktikan dengan penanganan yang dilakukan oleh Tim Relawan Emergency Response Palangka Raya (ERP). Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, belasan laporan masyarakar mengenai ular masuk ke pekarangan rumah telah ditangani.
Kondisi rumah yang kotor atau kumuh misalnya, hal ini penyebab dari masuknya hewan reptil tanpa memiliki kaki itu doyan masuk ke dalam rumah warga. Tidak hanya itu, masih banyak faktor lainnya.
Seperti musim hujan yang saat ini tengah mewarnai langit Kota Palangka Raya dengan awan mendungnya. Adanya faktor itu sehingga membuat ular tersebut akan mencari tempat yang hangat untuk bertelur.
Hal lainnya, yaitu keadaan rumah warga yang kotor sehingga tikus banyak masuk rumah. Tikus sendiri adalah sumber makanannya, maka dari itu ular masuk ke dalam rumah warga.
Selain itu juga kebiasaan warga yang suka menumpuk-numpuk barang di tempat gelap, sehingga memicu ular untuk mencari tempat yang nyaman untuk bertelur.
Tentunya dengan adanya kejadian tersebut kita akan berfikir, bagaimana cara agar ular tersebut tidak masuk ke dalam rumah kita dan lingkungan permukiman. Hal yang bisa kita lakukan yaitu dengan menjaga kebersihan, sehingga sumber makanannya tidak ada.
Ketua ERP Jean Steve mengungkapkan, dalam kurun waktu satu bulan terakhir ini pihaknya telah melakukan penanganan terhadap ular itu di 13 lokasi yang tersebar di Kota Cantik Palangka Raya.
“Ular yang kami evakuasi itu berbagai macam jenis. Mulai dari King Cobra, Cobra Hitam, Ular Weling dan Ular Sanca atau Ular Python,” urainya.
Menurut Jean, seringnya ular masuk ke dalam rumah masyarakat itu diduga karena beberapa faktor. Mulai dari musim penghujan, lalu rantai makanan di alam yang dinilai mulai berkurang hingga musim kawin ular untuk mencari tempat bertelur.
“Biasanya ular suka menetap di tempat yang lembab, tumpukan sampah dan gelap. Seperti di bawah lemari dan lain lainnya. Untuk itu sarannya bersihkan tempat area yang memang dirasa sangat potensial untuk ular menetap,” pungkasnya.
Dijelaskannya, untuk membersihkannya bisa dengan cara menyiramkan cairan karbol atau pembersih lantai. Karena hewan seperti ular ini sangat tidak menyukai aromanya yang begitu menyengat dari karbol.
“Untuk kendala saat melakukan penangan ular ini kami anggap bisa teratasi, karena anggota yang diturunkan ini memang sudah terlatih dalam hal tersebut. Biasanya hasilnya ada yang kami rilis sendiri dan juga diserahkan kepada BKSDA,” pungkasnya. (oiq)



