Sosialisasi Imunisasi Anak Harus Dimaksimalkan

Sosialisasi Imunisasi
Anggota Komisi I DPRD Kalteng Hj Rusita Irma

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Sosialisasi Imunisasi Harus Dimaksimalkan. Anggota Komisi I DPRD Kalteng Hj Rusita Irma mengimbau masyarakat tetap mendatangi Posyandu di wilayahnya untuk imunisasi lengkap demi menjaga kebutuhan gizi sang anak.

Menurut Politisi perempuan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalteng ini, imunisasi penting tetap dilakukan guna menjaga antibodi sang anak. Mengingat selain dihadapkan dengan pandemi Covid-19, masyarakat juga saat ini tengah menghadapi musim penghujan.

Agar masyarakat tidak merasa khawatir melaksanakan imunisasi, Rusita Irma meminta kepada pihak Posyandu memperhatikan sekaligus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) di Posyandu.

“Saya meminta para pengurus yang ada di Posyandu dapat lebih aktif lagi dalam memberi edukasi kepada warga, bahwa begitu pentingnya sosialisasi imunisasi untuk sang anak kepada orangtua,”kata Rusita Irma, kepada Kalteng.co, Minggu (26/9/2021).

Legislator yang membidangi Hukum, Pemerintahan dan Keuangan ini berharap Posyandu tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat meski situasi masih dalam pandemi Covid-19. Tentunya tetap berpatokan pada standar kesehatan yang telah di tetapkan.

Baca Juga:  SPK Ribuan Token Terancam Tidak Diperpanjang

“Imunisasi ini penting dilakukan sebagai penjaga antibodi serta pelengkap gizi sang anak. Maka dari itu pelayanan harus tetap di berikan, dan ini akan menjadi sebuah tantangan bagi para pengurus didalamnya agar orangtua mau pergi ke Posyandu,” terang Rusita Irma.

Selain itu sambungnya menerangkan, masyarakat juga harus memahami dengan adanya masukan serta dukungan dari para ahli gizi di setiap Posyandu, dapat mempercepat pemahaman serta pemenuhan gizi keluarga dengan pangan yang sesuai dan tepat.

Karena, tidak ada kata tidak bisa dalam memenuhi ketersediaan pangan khususnya gizi, dimana kita ketahui bersama Kalteng merupakan suatu wilayah yang subur dan kaya akan pangan. Hanya saja, cara pandang masyarakat pada umumnya tentang pangan dan asupan gizi masih kurang, sehingga diperlukan kontribusi dari ahli para gizi.

Baca Juga:  SPK Ribuan Token Terancam Tidak Diperpanjang

“Untuk memenuhi gizi keluarga tidak harus mahal, intinya kita harus mengetahui terlebih dahulu seputar pengetahuan tentang gizi yang standar untuk dikonsumsi,” tuturnya.

Pada masa pandemi seperti sekarang menurut Rusita ketahanan pangan menjadi prioritas setelah kesehatan. Untuk hidup aman dan produktif maka dibutuhkan gizi yang seimbang, khususnya ketahanan pangan keluarga.

“Hal ini tentunya memerlukan kontribusi serta aksi nyata dari peran dari ahli gizi yang ada di kota setempat. Maka dari itu kembali kami ingatkan, jangan berhenti untuk pergi ke Posyandu,” tutup wakil rakyat Dapil V Kalteng meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau ini. (pra)