Covid-19 di Bartim Melandai, Prokes Tetap Diperketat

ARAHAN: Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas memotivasi para peserta Program Cemara di Tenis Indoor Tamiang Layang, Senin (27/9).
ARAHAN: Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas memotivasi para peserta Program Cemara di Tenis Indoor Tamiang Layang, Senin (27/9)./LOG

TAMIANG LAYANG,kalteng.co– Penularan Covid-19 di Kabupaten Barito Timur melandai. Berdasarkan perkembangan terbaru, pasien Covid-19 yang dirawat kini tertinggal 14 orang, Selasa (28/9). Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menyebutkan, penurunan Covid-19 selama beberapa hari terakhir menjadi perhatian agar kesadaran terhadap protokol kesehatan (prokes) tidak kendor. “Masyarakat harus tetap selalu prokes dalam kegiatan seharihari,” pesan bupati, kemarin.

Baca Juga:  Madrasah se-Bartim Simulasi PTM Terbatas

Orang nomor satu di kabupaten berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah tersebut menambahkan, penerapan prokes harus lebih diperketat. Sehingga tingkat penularan bisa dikendalikan sampai zero kasus. Menurut bupati, semua elemen masyarakat harus saling berperan aktif dan saling mengingatkan. Pemerintah melalui tim juga terus memberikan edukasi supaya kesadaran prokes meningkat.

“Sampaikan kepada seluruh warga bahwa menerapkan prokes tidak hanya menghindari diri sendiri, tetapi keluarga, orang terdekat bahkan orang lain supaya tidak tertular virus corona,” imbau bupati. Data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Barito Timur, Selasa (28/9), secara komulatif terkonfirmasi 2.057 orang.

Baca Juga:  Pertanian Topang Ketahanan Pangan

Tingkat kesembuhan mencapai 97 persen atau 1.997 orang, sedangkan angka warga dalam perawatan satu persen atau 14 orang dan 46 orang meninggal dunia karena terpapar corona. (log/ens)