PBS Jangan Rusak Kawasan Tahura

Saran Anggota Dewan, Perlu Dibuat Tembok Pembatas
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas Polie L Mihing
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas Polie L Mihing

KUALA KURUN,kalteng.co-Saat ini, ada beberapa perusahaan besar swasta (PBS) yang sudah beroperasi di sekitar kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru Kuala Kurun di wilayah Kabupaten Gunung Mas. Dalam operasionalnya, PBS tersebut diminta agar jangan sampai merusak kawasan taman hutan rakyat yang ada di sekitarnya. ”Tahura Lapak Jaru merupakan salah satu objek wisata potensial yang dimiliki Kabupaten Gumas.

Untuk itu, kami ingin agar aktivitas PBS di sana, jangan sampai merusak keragaman hayati yang ada di sekitar Tahura Lapak Jaru,” kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas Polie L Mihing, belum lama ini.

Menurut dia, untuk menjaga kawasan Tahura Lapak Jaru sehingga tidak mengalami kerusakan dan keragaman hayati terpelihara dengan baik, maka perlu dibuatkan tembok pengaman di sepanjang perbatasan Tahura Lapak Jaru dengan areal PBS yang beroperasi di sekitarnya. ”Tembok itu agar limbah PBS tidak mengalir ke Tahura Lapak Jaru, sehingga kelestariannya tetap terjaga hingga ke generasi selanjutnya.

Baca Juga:  Peran Perempuan Terus Meningkat

Tentunya, dalam pembangunan tembok itu dapat melibatkan PBS yang beroperasi di kawasan tahura,” ujarnya. Dia menegaskan, sangat penting dalam menjaga kelestarian Tahura Lapak Jaru. Karena kawasan seluas 4.119 hektare ini merupakan punggung bukit berbentuk segi delapan, dan merupakan pertemuan tujuh hulu anak sungai.

Yakni Sungai Kurun, Saluhan, Jajuang dan Manyangan yang mengalir ke Sungai Kahayan, serta Sungai Sirat, Mahiyak, Asem, dan Taran yang mengalir ke Sungai Kapuas. ”Potensi flora, fauna dan objek wisata di Tahura Lapak Jaru harus terpelihara dengan baik. Jangan sampai rusak oleh perilaku yang tidak bertanggung jawab. Mari kita jaga bersama, demi kebaikan masyarakat Kabupaten Gumas,” tegas politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini.

Baca Juga:  Pendaftaran Seleksi Empat Jabatan Pimpinan Tinggi Gumas Dimulai

Selain itu, tambah dia, di kawasan Tahura Lapak Jaru juga memiliki wisata alam yang menarik. Seperti air terjun Bawin Kameloh, Sahai Unyang, Saluhan, dan air terjun Bahandang. Kemudian ada juga goa kelelawar dan goa lapak jaru. ”Di kawasan Tahura Lapak Jaru juga memiliki keragaman jenis tumbuhan dan ditemukan 422 spesies, serta 88 jenis burung. Diantaranya burung rangkong gading, rangkong badak, kangkareng hitam, dan enggang klihingan,” pungkasnya. (okt/ens)