Lanjutkan Pembangunan Kalteng Makin Berkah

PALANGKA RAYA, kalteng.co – Pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng telah usai. Pemenangnya adalah Sugianto Sabran-Edy Pratowo.
Jumat (19/02/2021) pasangan nomor 02 kontestan Pilkada Kalteng ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2021-2024.

Berdasarkan pleno terbuka penghitungan perolehan suara Pilkada Kalteng, pasangan Sugianto-Edy meraup 536.128 suara atau 51,60 %, sementara pasangan Ben-Ujang mengoleksi 502.800 suara atau 48,40 %. Selisih perolehan suara keduanya adalah 3,2 %.
Setelah 25 Mei dan dilakukan pelantikan, maka tentunya akan melanjutkan dan mewujudkan visi dan misi yang telah diprogramkan, kata H Sugianto Sabran didampingi H Edy Pratowo di Hotel Swissbel Danum, Palangka Raya, Jumat (19/02/2021).
Menurutnya, pembanguna infrastruktur, pendidikan, pelayanan kesehatan, tingkatkan perekonomian masyarakat Kalteng dan lainnya tetap menjadi fokus perhatian Sugianto-Edy ke depan.
Terutama proyek strategis nasional food estate yang berjalan di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau. Sehingga dirinya selaku gubernur akan terus mendorong suksesnya pelaksanaan nanti.

“Sehingga dapat menjadikan keberkahan bagi semua lapisan masyarakat Kalteng. Serta memperkuat pelaksanan pembangunan di Kalteng kedepan,” tegasnya lagi.
Seperti diketahui bahwa, sektor infrastruktur sangat memengaruhi perkembangan sektor lainnya seperti pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan lainnya. Oleh karena itu, konsep pembangunan jalan dan jembatan menjadi sangat penting. Pemerintah Provinsi Kalteng terus berupaya menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kalteng secara merata.
Saat ini jalan-jalan tersebut mendapat perhatian khusus, tergantung kewenangan masing-masing, seperti jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kabupaten.
Dijelaskannya bahwa jalan provinsi yang dalam kondisi mantap mencapai 78,86 persen. Tentu ada sejumlah strategi yang dibuat untuk upaya peningkatan jalan dan jembatan.

Untuk jalan provinsi hingga tahun 2020 ini sudah 100 persen terkoneksi dengan jalan nasional, walaupun masih ada jalan nasional yang perlu dilakukan pengerjaan lanjutan.
Pada tahun 2020 ini kondisi jalan provinsi yang mantap mencapai 78,86 persen lebih atau hampir 80 persen. Artinya yang sudah ditangani mencapai 1.103,16 km. Sementara untuk jembatan yang sudah terbangun sejak 2016 hingga 2020 sepanjang hampir 5.763 meter pada titik-titik strategis.
Dalam melakukan pembangunan yang adil dan merata perlu melihat proporsi kewenangan, nilai strategis, dan prioritas. Sehingga prinsip pembangunan infrastruktur adalah berkeadilan, berkelanjutan, dan melalui tahapan yang ada.
Hal yang menjadi tolok ukur dalam pembangunan infrastruktur di Kalteng dilakukan penanganan sesuai status jalan atau kewenangan, sisi prioritas, dan lainnya. (nue/5/ala)



