Masyarakat Mampu dan ASN Diminta Beralih Ke Tabung Gas Elpiji Non Subsidi

BUNTOK, Kalteng.co – Trade In (tukar tabung) menggugah kesadaran masyarakat mampu baik ASN, TNI-Polri beralih menggunakan gas elpiji non subsidi. Demikian dikatakan Kepala Disperindag dan UKM Barsel, Swita Minarsih, kepada Kalteng.co, Rabu (24/02/2021).
Swita Minarsih meminta, sekaligus mengimbau, masyarakat mampu beralih menggunakan gas elpiji bersubsidi tiga kilogram ke tabung gas elpiji non subsidi ukuran 5,5 atau 12 kilogram.
“Tujuannya agar pemakaian tabung elpiji ukuran tiga kilogram tepat sasaran dan dapat dinikmati warga kurang mampu serta usaha mikro kecil yang memang berhak,” tegas Swita Minarsih.
Terkait adanya promosi tukar tabung gas elpiji bersubsidi dari tiga kilogram ke ukuran 5,5 Kilogram dan 12 Kilogram, kata dia, Disperindag dan UKM bersama Pertamina tengah melaksanakan di dua tempat yakni pada eks kantor Dekranasda di kompleks Taman Rusa Jalan Pahlawan dan Kawasan Plaza Beringin Buntok.
Perlu diketahui, lanjut Swita, penukaran satu tabung gas ukuran tiga kilogram ke tabung 5,5 kg, konsumen membayar Rp193 ribu dengan rincian Rp115 ribu harga tabung dan Rp78 ribu harga isinya.
“Kalau dua tabung ukuran tiga kilogram, konsumen hanya membayar isi gasnya saja Rp 78 ribu,” terangnya.



