Ekonomi Bisnis

Perhiasan Permata Kembali Diekspor

PALANGKA RAYA kalteng.co – Kelompok komoditas utama ekspor Kalimantan Tengah (Kalteng) adalah batu bara, pada kelompok bahan bakar mineral, minyak kelapa sawit pada kelompok lemak dan minyak hewani/nabati, serta kayu dan barang dari kayu, selama September 2020.

“Ekspor perhiasan atau permata kembali dilakukan dan turut berpengaruh pada kenaikan eskpor selama September 2020. Ekspor bahan bakar mineral naik sebesar 13,50 persen, yaitu dari US$44,81 juta di Agustus 2020 menjadi US$50,86 juta di September 2020,” ujar Kabid Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng, Akhmad Tantowi, baru-baru ini.

Menurut dia, ekspor lemak dan minyak hewani atau nabati mengalami kenaikan 88,74 persen, dari US$13,85 juta di Agustus 2020 menjadi US$26,14 juta di September 2020. Ekspor kayu dan barang dari kayu naik sebesar 273,91 persen, yaitu dari US$3,68 juta Agustus 2020 menjadi US$13,76 juta September 2020.

“Sementara itu, ekspor komoditas bijih, kerak dan abu logam justru mengalami penurunan. Ekspor bijih, kerak, dan abu logam turun sebesar 66,51 persen, yaitu dari US$14,81 juta di Agustus 2020 menjadi US$4,96 juta pada September 2020,”katanya.

Ia menambahkan, dibandingkan dengan kondisi September 2019, nilai ekspor September 2020 lebih tinggi. Peningkatan nilai ekspor hampir terjadi di semua kelompok komoditas kecuali komoditas bijih, kerak dan abu logam, lemak dan minyak hewani/nabati, serta bahan kimia anorganik. Secara keseluruhan, nilai ekspor naik 23,33 persen.

“Bahan bakar mineral merupakan komoditas yang paling dominan mempengaruhi dengan kenaikan nilai sebesar US$17,59 juta,” tandasnya. (aza)

Related Articles

Back to top button