DPRD KOTA PALANGKA RAYA

Pemerintah Harus Memperhatikan Pasar UMKM

PALANGKA RAYA,kalteng.co-Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriaty Lambung, mengatakan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus menjadi ujung tombak ekonomi daerah, bahkan nasional. Menurut legislator yang membidangi perekonomian dan pembangunan ini apa yang disampaikan bukanlah tanpa sebab, melainkan arahan langsung dari Presiden RI Joko Widodo kepada seluruh pemerintah daerah jika saat ini adalah tahun yang penuh peluang, tahun pemulihan ekonomi daerah, nasional dan global.

“Saat ini, seiring dengan adanya penurunan kasus positif Covid-19 serta pelaksanaan vaksinasi, banyak sektor ekonomi yang mulai perlahan bangkit di mana gairahnya mulai dapat dirasakan bersama. Diharapkan dengan adanya perbaikan saat ini, dapat meningkatkan semangat para pelaku UMKM untuk kembali produktif,” kata Nenie, Rabu (7/9). Secara umum di Tanah Air, UMKM menjadi pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia. Bahkan di tingkat nasional, kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia sudah tumbuh dengan cukup baik. Kemampuan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada serta dapat menghimpun sampai 60 persen dari total investasi.

Hal seperti inilah yang diyakini oleh Politikus PDI Perjuangan ini, mampu menjadi cerminan pengembangan serta peningkatan peluang usaha bagi pelaku UMKM di Ibu Kota Provinsi Kalteng. Setidaknya menurut Nenie ada tiga strategi yang harus dilakukan, yang pertama me-review seluruh aturan yang ada agar UMKM betul-betul cepat bangkit dan menjadi pilar ekonomi. Lalu yang kedua, pasca pandemi ini harus ada anggaran khusus yang bisa mendongkrak ekonomi kecil menengah. Ketiga, membuka semua promosi produk UMKM hingga taraf nasional bahkan internasional. “Karena pandemi sudah surut dan tidak mengkhawatirkan, maka pasar UMKM harus digenjot lagi. Saya mendorong pemerintah kota melalui instansi terkait agar menggenjot pasar distribusi UMKM,” katanya. (pra/uni)

Related Articles

Back to top button