DPRD KALTENG

Kembangkan Potensi Pariwisata Kecamatan Kumai

PALANGKA RAYA, Kalteng.co– Kalangan DPRD Kalteng mendorong Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) untuk mengembangkan potensi pariwisata khususnya di Kecamatan Kumai.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kalteng dari Dapil III meliputi Kobar, Lamandau dan Sukamara ini, Bryan Iskandar, saat dikonfirmasi Kalteng.co via Whatsapp, Minggu (11/6). Menurutnya, pariwisata menjadi salah satu sektor potensial dalam mendorong peningkatan  perekonomian. Sehingga perlu adanya perhatian pemerintah untuk melihat serta mengembangkan segala potensi kepariwisataan di daerah.

“Saat berkunjung ke Kecamatan Kumai khususnya Desa Pangkalan Satu, masyarakat setempat berharap agar pemerintah bisa mengembangkan potensi pariwisata disana, mengingat 3 sungai di daerah setempat yakni Sungai Kakap, Sungai Lulu, dan Sungai Tendang sangat strategis untuk dikembangkan sebagai objek wisata,” ucapnya.

Anggota Komisi II DPRD Kalteng yang membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) ini juga mengatakan, meski berpotensi menjadi objek wisata, masyarakat Desa Pangkalan Satu juga mengharapkan bantuan pemerintah untuk membantu dalam mitigasi maupun penaggulangan bencana.

“Ketiga sungai tersebut masih sering meluap dan menyebabkan banjir ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi. Sehingga masyarakat berharap adanya bantuan dari pemerintah dalam hal penanggulangannya,” ungkap Bryan.

Kendati demikian, politisi dari Fraksi Partai NasDem ini juga menyampaikan usulan dari masyarakat Desa Bumi Harjo yang meminta dukungan pemerintah terhadap Sarana Prasarana (sarpras) kesenian guna mendukung pengembangan kesenian di daerah setempat. Termasuk adanya pembinaan dan pelatihan terhadap seni tradisional.

“Ada beberapa paguyuban dan kelompok seni yang mengharapkan dukungan pemerintah atau instansi terkait. Kami rasa hal ini patut untuk ditindaklanjuti mengingat pariwisata juga menjadi prioritas dalam memulihkan ekonomi. Belum lagi Kalteng di  waktu yang akan datang akan banyak kegiatan berskala nasional bahkan internasional,” pungkasnya.(ina)

kalteng kalteng kalteng

Related Articles

Back to top button