Kebakaran Ponton Berawal Dari Rumah Ditinggal Pergi Pemilik

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kebakaran Ponton berawal dari rumah yang ditinggal pergi pemilik. Guna memastikan penyebab peristiwa itu, kepolisian langsung menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin (8/4/2024).
Seperti diketahui sebelumnya, peristiwa mengamuknya jago merah terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Riau, Gang Sayur, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Minggu (7/4/2024) malam.
Imbas dari kejadian itu, sedikitnya ada sekitar 40 kepala keluarga (KK) dengan total 134 jiwa kehilangan tempat tinggal. Peristiwa itu menghanguskan bangunan di RT 1 RW 27, RT 2 RW 11, RT 3 RW 11.
Tim Inafis Polresta Palangka Raya telah melakukan olah TKP dengan membentang garis polisi pada salah satu rumah yang diduga sebagai titik muasal munculnya api tersebut.
Sejumlah barang bukti di lokasi kejadian turut diamankan, seperti puing magicom, selang regulator, stop kontak, bingkai pelindung meteran listrik yang sudah terbakar, arang di lokasi awal dan arang dari sekitar lokasi sebagai pembanding.
Ketua RT 01 RW 27, Nazarudin mengungkapkan, kronologi awal sebelum kejadian, dari warganya menyebutkan bahwa titik awal api itu dari rumah milik H Adri yang mana pada saat itu dengan kondisi terkunci.
“Setelah didobrak asap hitam sudah naik, api langsung jadi. Dugaan sementara kami tidak berani memastikan,” katanya di lokasi kejadian.
Menurutnya, rumah ini berpenghuni, namun pada saat kejadian kebakaran itu pemiliknya tengah berada di luar rumah.
“Sekitar tiga RT yang terbakar, jumlah total sudah kami serahkan ke posko pengungsian. Di RT saya sendiri itu yang terdampak ada 9 bangunan dan 3 barak. Di RT 3 RW 11 ada 9 rumah, di RT 2 RW 11 ada 8 rumah,” tutupnya. (oiq)
EDITOR: TOPAN




