PEMKAB MURUNG RAYA

Pemkab Murung Raya Usulkan Pembangunan Bandara Tira Tingka Balang, Dorong Konektivitas Wilayah Pedalaman

JAKARTA, Kalteng.co – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Pemkab Mura) terus mendorong pemerataan pembangunan melalui penguatan konektivitas wilayah, khususnya di daerah pedalaman. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan mengusulkan percepatan pembangunan Bandar Udara Tira Tingka Balang.

Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus M. Yoseph, dalam audiensi bersama Anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie, di Jakarta, Senin (5/5/2025).

“Bupati Murung Raya melakukan audiensi usulan rencana pembangunan Bandar Udara Tira Tingka Balang,” ungkap Muhammad Syauqie yang merupakan anggota dari Fraksi PAN ini.

Ia menegaskan, bahwa pembangunan bandara ini akan menjadi solusi strategis dalam membuka keterisolasian wilayah pedalaman, sekaligus mempercepat distribusi logistik dan peningkatan mobilitas masyarakat. Bandara ini juga diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan Kalimantan Tengah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.

“Kami siap mengawal aspirasi ini hingga ke tingkat pusat agar dapat segera terealisasi. Ini bukan hanya soal membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan keadilan pembangunan dan memastikan masa depan konektivitas di wilayah pedalaman,” tegas Syauqie.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal yang konkret menuju terwujudnya proyek vital yang telah lama dinanti oleh masyarakat Murung Raya. Pembangunan Bandar Udara Tira Tingka Balang dinilai krusial dalam menjawab kebutuhan aksesibilitas dan pelayanan transportasi udara yang memadai bagi daerah yang berbatasan langsung dengan provinsi lain di Kalimantan.

Pemkab Mura berharap dukungan dari pemerintah pusat dan DPR RI dapat mempercepat proses perencanaan dan realisasi proyek tersebut, mengingat pentingnya keberadaan bandara dalam mendukung pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi lokal, serta respons cepat terhadap kebutuhan darurat di wilayah terpencil. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button