PSDKT Tantara Lawung Dideklarasikan di Murung Raya, Lestarikan Silat dan Budaya Dayak
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Persatuan Silat Dayak Kalimantan Tengah (PSDKT) Tantara Lawung resmi di deklarasikan, di Aula Hotel Putri Lantai 3, Puruk Cahu, Jumat (19/12/2025). Dalam upaya melestarikan warisan budaya luhur bangsa Indonesia, khususnya adat istiadat Dayak Kalimantan Tengah di Bumi Tambun Bungai.
Kegiatan tersebut di hadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya Rumiadi SE MH, Pangeran Mas Panglima Gong sebagai tamu undangan, Miko Duwiter S Hut MSi, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Silat Dayak Kalimantan Tengah Tantara Lawung, Ketua DPD PSD-KT Tentara Laung Murung Raya Alexander Tuer, jajaran pengurus PSD tingkat provinsi dan kabupaten, para pelatih, serta perwakilan berbagai perguruan silat Dayak dari sejumlah daerah di Kalimantan Tengah dan tamu undangan yang lain.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Murung Raya Rumiadi menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terbentuknya DPD Persatuan Silat Dayak di Murung Raya. Ia menilai kehadiran PSD menjadi momentum penting dalam menyatukan berbagai aliran silat Dayak dalam satu wadah yang terorganisir.
“Persatuan Silat Dayak di harapkan tidak hanya menjadi organisasi olahraga bela diri, tetapi juga berperan aktif dalam melestarikan budaya Dayak serta menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda,” ujar Rumiadi.
Silat Dayak Merupakan Bagian Dari Identitas Dan Jati Diri Masyarakat Dayak

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan generasi muda melalui seni bela diri tradisional agar dapat membentuk karakter yang disiplin, beretika, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperkuat rasa persaudaraan. Selain itu, ia berharap PSD dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan masyarakat di Kabupaten Murung Raya.
Sementara itu, Ketua DPD PSD-KT Tentara Laung Murung Raya Alexander Tuer, dalam sambutannya menegaskan bahwa Persatuan Silat Dayak Kalimantan Tengah memiliki akar sejarah dan nilai budaya yang kuat dalam kehidupan masyarakat Dayak.
“Silat Dayak merupakan bagian dari identitas dan jati diri masyarakat Dayak. Melalui Persatuan Silat Dayak ini, kita ingin menghidupkan kembali nilai-nilai persatuan, keberanian, serta penghormatan kepada leluhur,” katanya.
Ia menambahkan bahwa PSD di bentuk sebagai wadah pemersatu seluruh perguruan silat Dayak tanpa membedakan aliran, dengan tujuan bersama memajukan silat Dayak Kalimantan Tengah secara berkelanjutan dan berlandaskan persaudaraan.
Di tempat yang sama Ketua Umum DPP PSDKT Tantara Lawung, Miko Duwiter SHut MSi, mengatakan, bahwa deklarasi DPD PSDKT Tantara Lawung Murung Raya merupakan momen bersejarah dalam perjalanan organisasi. Menurutnya, PSDKT tidak hanya mengajarkan bela diri, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya dan nilai-nilai luhur masyarakat Dayak Kalimantan Tengah.
Deklarasi Ini Adalah Awal Dari Perjalanan Kita
“Persatuan Silat Dayak Kalimantan Tengah (PSDKT) Tantara Lawung ini tidak semata-mata mengajarkan bela diri, tetapi juga melestarikan warisan budaya leluhur bangsa Indonesia, khususnya adat istiadat Dayak Kalimantan Tengah di Bumi Tambun Bungai,” ujarnya.
Lebih dari itu, lanjut Miko, PSDKT berkomitmen membina generasi muda agar memiliki jiwa sportivitas, disiplin, serta karakter yang kuat, sesuai dengan petuah Belum Bahadat masyarakat Dayak Kalimantan Tengah.
Melalui deklarasi DPD PSDKT Tantara Lawung Murung Raya, pihaknya juga menyatakan tekad untuk menjaga persatuan dan persaudaraan, baik di internal perguruan maupun dengan perguruan silat lainnya. Selain itu, menjadikan Silat Dayak sebagai sarana pembentukan karakter dan akhlak mulia, serta berperan aktif dalam menjaga kondusivitas dan ketertiban di lingkungan masyarakat adat maupun kehidupan sosial bermasyarakat.
“Deklarasi ini adalah awal dari perjalanan kita. Mari kita jaga semangat kebersamaan dalam falsafah Huma Betang. Keberadaan perguruan-perguruan Silat Dayak harus memberi manfaat positif dan menjadi teladan bagi masyarakat luas,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang hadir. “Semoga Persatuan Silat Dayak Kalimantan Tengah (PSDKT) Tantara Lawung dapat terus berkembang dan mencetak perguruan serta pesilat-pesilat Dayak yang berprestasi dan bermartabat,” pungkasnya. (hms/3/aza)






