Andina Thresia Narang Apresiasi Respons Cepat TNI Evakuasi WNI dari Iran dan Israel

JAKARTA, Kalteng.co – Anggota Komisi I DPR RI, Andina Thresia Narang, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah sigap pemerintah Indonesia melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran dan Israel, menyusul meningkatnya eskalasi konflik antara kedua negara tersebut.
Menurut Andina, langkah cepat yang diambil pemerintah, khususnya TNI, dalam menyiapkan dan melaksanakan evakuasi merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi setiap warganya di manapun berada.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dan tindakan cepat TNI dalam mengevakuasi WNI dari Iran dan Israel. Ini langkah yang sangat tepat dan responsif, sebagai bentuk nyata dari tanggung jawab negara dalam melindungi warga negara,” ujar Andina di Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Konflik bersenjata antara Iran dan Israel yang memanas sejak pertengahan Juni 2025 membuat situasi keamanan di kawasan tersebut sangat tidak menentu. Menyikapi hal tersebut, pemerintah Indonesia melalui TNI menyiapkan skema evakuasi darurat dengan mengerahkan satuan khusus dan mendirikan jalur evakuasi melalui darat dan udara.
Hingga saat ini, TNI berhasil mengevakuasi 97 dari 115 WNI di Iran melalui jalur darat dari Teheran menuju Baku, Azerbaijan. Proses evakuasi dilakukan menggunakan empat armada bus dan menempuh perjalanan darat selama sekitar 16 jam. Sementara dari Israel, empat WNI juga telah dievakuasi melalui jalur darat menuju Amman, Yordania, untuk selanjutnya dipulangkan ke Tanah Air.
Dalam proses evakuasi tersebut, TNI mengerahkan 34 personel elite Crisis Response Team (CRT) guna memastikan keamanan dan keselamatan warga selama perjalanan. Pemerintah juga telah menyiapkan pesawat Hercules dan Boeing dari TNI AU sebagai bagian dari skenario lanjutan bila diperlukan evakuasi melalui jalur udara.
Andina menilai kolaborasi lintas lembaga, antara Kementerian Luar Negeri, TNI, Kemenko Polhukam, serta perwakilan RI di luar negeri berjalan baik dan menunjukkan soliditas dalam penanganan krisis luar negeri.
“Evakuasi ini bukan hanya soal logistik dan strategi, tapi tentang komitmen negara hadir dalam situasi paling kritis yang dihadapi warganya. Langkah ini perlu terus kita dukung dan kawal agar seluruh proses berjalan aman dan tuntas,” lanjutnya.
Legislator dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah itu juga mengimbau pemerintah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan eskalasi konflik yang lebih luas. Ia menambahkan, komunikasi intensif dengan warga negara di luar negeri harus dijaga, serta diplomasi aktif perlu digencarkan agar ketegangan kawasan dapat segera mereda.
Situasi konflik antara Iran dan Israel sendiri terus memanas setelah keduanya saling melancarkan serangan udara dan rudal yang memicu kekhawatiran dunia internasional. Pemerintah Indonesia terus memantau situasi melalui jalur diplomatik dan pengamanan untuk memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban konflik bersenjata tersebut. (pra)
EDITOR : TOPAN



