BeritaDISKOMINFO KALTENGDiskominfosantikDISKOMINFOSANTIK KALTENGPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Sri Widanarni: Polri Tegas Menjaga Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Demi Kesejahteraan Nelayan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dis lutkan) Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, S.I.P., M.Si., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada Selasa, 1 Juli 2025.

Dalam keterangannya, Selasa (01/07/2025), Sri Widanarni menekankan, bahwa Polri memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan, khususnya dalam upaya penegakan hukum terhadap praktik-praktik ilegal seperti penangkapan ikan dengan bahan berbahaya, eksploitasi laut, hingga konflik kewilayahan perairan.

“Saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri senantiasa di beri kekuatan dan perlindungan dalam menjalankan tugasnya. Kami di sektor kelautan dan perikanan sangat mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendampingi dan melindungi masyarakat pesisir, termasuk para nelayan dan pelaku usaha perikanan,” ujar Sri Widanarni.

Menurutnya, tema Hari Bhayangkara tahun ini “Polri Untuk Masyarakat” sangat relevan dengan pendekatan Polri dalam membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat pesisir dan perairan. Dalam praktiknya, sinergi antara aparat kepolisian dengan petugas Dis lutkan sangat terasa di lapangan, terutama dalam pengawasan sumber daya perikanan.

“Kami bekerja di wilayah yang sensitif terhadap pelanggaran hukum. Tanpa kehadiran Polri, tentu akan sulit menjaga kedaulatan pangan dari sektor perikanan. Polri adalah mitra penting dalam melindungi laut dan hasilnya agar di nikmati masyarakat secara adil,” jelasnya.

Nelayan Kita Butuh Rasa Aman

Sri Widanarni juga menyoroti bahwa di tengah perubahan iklim dan tantangan lingkungan, peran Polri semakin di butuhkan untuk menjaga ketertiban di wilayah pesisir. Ia berharap pengawasan laut dan perairan darat terus di perkuat, sekaligus memberikan perlindungan hukum terhadap nelayan tradisional dari eksploitasi atau ketidakadilan.

“Nelayan kita butuh rasa aman, bukan hanya dari gangguan alam, tapi juga dari ancaman pelanggaran hukum dan konflik sumber daya. Polri yang humanis dan tegas sangat di butuhkan agar keadilan bisa di rasakan oleh kelompok rentan di sektor perikanan,” tambahnya.

Ia menyampaikan harapan agar Polri terus meningkatkan kapasitas dan kepekaannya terhadap isu-isu lingkungan dan sosial di kawasan pesisir dan perairan. Menurutnya, peran edukatif Polri juga sangat penting dalam mencegah pelanggaran hukum berbasis sumber daya alam.

“Kami percaya Polri hari ini semakin adaptif dan peka terhadap masalah lingkungan. Polri yang modern bukan hanya menindak, tapi juga mencegah, mendidik, dan membina. Mari kita teruskan kolaborasi ini demi laut yang lestari dan nelayan yang sejahtera,” katanya.

Sebagai penutup, ia mendoakan agar Polri terus menjadi institusi yang kuat, di percaya masyarakat, serta selalu berpihak kepada kepentingan rakyat banyak. “Dirgahayu ke-79 Bhayangkara. Semoga Polri tetap menjadi pelindung rakyat dan penjaga laut kita. Bersama rakyat, Polri kuat. Bersama Polri, nelayan aman dan sejahtera,” tutupnya. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button