DISKOMINFOSANTIK KALTENG

Pembangunan RSUD di Km 26 Palangka Raya Tetap Dilanjutkan, Total Anggaran Rp1 Triliun

PALANGKA RAYA, Kalteng.co — Pemprov Kalteng memastikan rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di kawasan Jalan Tjilik Riwut Km 26, Kelurahan Tangkiling, Kota Palangka Raya, tetap berlanjut di masa kepemimpinan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, ST., MTP., saat dikonfirmasi media pada Selasa (8/7/2025).

“Pembangunan RSUD Km 26 tetap berjalan sebagaimana direncanakan. Saat ini prosesnya sedang dalam tahap lelang, dan kita berharap penetapan pemenang bisa segera dilakukan agar pembangunan bisa dimulai,” jelasnya.

Menurut Juni Gultom, proyek rumah sakit tersebut dirancang untuk dilaksanakan secara bertahap, bukan dengan sistem kontrak tahun jamak (multiyears), dengan estimasi total anggaran mencapai sekitar Rp1 triliun dan target penyelesaian bertahap dalam rentang waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan.

“Konsepnya kita bangun, fungsikan sebagian, kemudian lanjutkan lagi pembangunan tahap berikutnya. Dengan begitu, masyarakat bisa segera merasakan manfaat dari fasilitas kesehatan ini secara progresif,” ujarnya.

Juni juga mengungkapkan bahwa lokasi RSUD telah disiapkan di atas lahan seluas lebih dari 10 hektare. Namun demikian, masih ada sebagian kecil lahan yang sedang dalam proses penyelesaian status kepemilikan agar statusnya benar-benar clean and clear.

“Lahan yang tersedia cukup luas, tapi kita tetap upayakan agar semuanya benar-benar tuntas secara legal dan administratif sebelum fisik dibangun,” imbuhnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa prinsip asas kebermanfaatan menjadi dasar utama dalam pelaksanaan proyek ini. RSUD yang akan dibangun di wilayah utara Kota Palangka Raya tersebut diharapkan mampu memperkuat akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di daerah pinggiran kota dan kawasan penyangga ibu kota provinsi.

“Pembangunan ini bukan hanya proyek infrastruktur biasa, tetapi investasi untuk kesehatan masyarakat jangka panjang,” pungkasnya. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button