NASIONAL

Komisi XII DPR RI Apresiasi Proyek Strategis RDMP Balikpapan, Dorong Optimalisasi Hilirisasi Migas

BALIKPAPAN, kalteng.co – Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan terus menjadi perhatian publik, karena perannya sebagai salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional. Demi memastikan progres berjalan sesuai target, jajaran Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 16–18 September 2025.

Kunjungan tersebut tidak hanya sebatas melihat perkembangan fisik proyek, melainkan juga mendengarkan langsung laporan dari berbagai pihak terkait, mulai dari Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, hingga jajaran direksi PT Kilang Pertamina Internasional dan PT Kilang Pertamina Balikpapan. Dengan adanya keterlibatan lintas sektor, DPR RI menekankan pentingnya sinergi untuk menjaga keberlanjutan proyek energi terbesar di Indonesia ini.

Dalam kesempatan itu, anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sigit K. Yunianto, SH., M.A.P., menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Pertamina dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat. Ia menilai, RDMP Balikpapan bukan sekadar proyek peningkatan kapasitas kilang, melainkan bagian penting dari agenda kemandirian energi bangsa.

“Kami melihat komitmen yang sangat kuat dari pemerintah, Pertamina, dan pihak terkait dalam memastikan RDMP Balikpapan berjalan sesuai rencana. Proyek ini akan memberikan manfaat besar, tidak hanya untuk Kalimantan Timur, tetapi juga bagi perekonomian nasional, terutama dalam mendukung hilirisasi migas dan mengurangi ketergantungan impor BBM,” ujar Sigit.

Selain itu Sigit menekankan, bahwa proyek ini memiliki multiplier effect yang signifikan, mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal, tumbuhnya ekonomi daerah, hingga terciptanya peluang investasi baru di sektor industri pendukung.

 “Kehadiran RDMP juga menjadi bukti nyata bahwa pembangunan energi di Indonesia tidak hanya terpusat di Jawa, melainkan merata hingga ke wilayah strategis seperti Kalimantan,” tambahnya.

RDMP Balikpapan sendiri ditargetkan meningkatkan kapasitas kilang dari 260 ribu barrel per hari menjadi 360 ribu barrel per hari, sekaligus meningkatkan kualitas produk BBM sesuai standar Euro V yang lebih ramah lingkungan. Sejauh ini, progres proyek dilaporkan berjalan sesuai timeline yang ditetapkan pemerintah.

Komisi XII DPR RI berharap agar dukungan regulasi, pengawasan lingkungan, dan kepastian investasi terus diperkuat. Dengan begitu, proyek RDMP Balikpapan bisa menjadi tonggak penting menuju kedaulatan energi nasional yang lebih berkelanjutan. (pra)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button