Pemkab Targetkan Penurunan Stunting

MUARA TEWEH,Kalteng.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dalduk KB P3A) menggelar Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting tingkat kabupaten tahun 2025, Kamis (18/9). Kegiatan yang berlangsung di Aula Bappedarida, Muara Teweh, ini dihadiri unsur Forkopimda, kepala PD, direktur RSUD Muara Teweh, para camat, kepala puskesmas, kepala desa/lurah, satuan pelayanan KB kecamatan se-Barito Utara, serta berbagai pihak terkait lainnya.
Kepala Dinas Dalduk KB P3A Barito Utara, Silas Patiung, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta. Ia menegaskan, rapat ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden, Instruksi Gubernur, serta SK Bupati Barito Utara tentang percepatan penurunan stunting.
“Rapat hari ini menindaklanjuti arahan Presiden, Gubernur, dan SK Bupati Barito Utara untuk mempercepat penurunan stunting. Dasar hukumnya jelas, yaitu Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting,” ujar Silas.
Dalam rapat tersebut, turut hadir narasumber dari Tim Satgas Penularan Cacing Provinsi Kalimantan Tengah yang diketuai Ibu Dewi, serta paparan daring dari pihak terkait di tingkat provinsi. Materi yang disampaikan selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan stunting hingga tingkat desa dan kelurahan.
Silas juga mengungkapkan, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, angka stunting di Barito Utara berada pada posisi 20,4 persen. “Capaian ini menjadi tugas kita bersama agar bisa menurunkan angka stunting sesuai target nasional hingga 2029 mendatang. Hasil survei menunjukkan angka kita masih 20,4 persen, dan inilah yang akan kita bahas bersama agar tahun-tahun mendatang bisa terus menurun,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Drs. Muhlis, mewakili Pj Bupati Indra Gunawan secara resmi membuka rapat tersebut. Dalam sambutan yang dibacakannya, Muhlis menegaskan bahwa stunting adalah masalah serius yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia serta pembangunan bangsa di masa depan.
“Percepatan penurunan stunting merupakan salah satu investasi utama dalam mewujudkan SDM Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing,” ucapnya.
Melalui rapat ini, Pemkab Barito Utara berharap terbangun persepsi dan komitmen bersama, sekaligus merumuskan langkah strategis yang terukur, efektif, dan tepat sasaran sehingga target penurunan angka stunting dapat tercapai.
Acara ditutup dengan ajakan untuk menyatukan langkah, meningkatkan kepedulian, dan berperan aktif mendukung tumbuh kembang anak-anak agar menjadi generasi sehat dan unggul menuju Indonesia Emas 2045. (pra)
EDITOR:TOPAN



