AKHIR PEKANBeritaFAMILYLife StyleMETROPOLIS

Jangan Salah Pilih! Kenali Buah yang Dilarang untuk Penderita Batuk

KALTENG.CO-Saat batuk menyerang, tenggorokan terasa gatal dan tidak nyaman. Meskipun buah dikenal sebagai sumber vitamin dan nutrisi penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, ada beberapa jenis buah yang sebaiknya dihindari sementara waktu.

Mengapa? Karena kandungan tertentu pada buah tersebut bisa memicu iritasi lebih lanjut atau meningkatkan produksi lendir, yang justru membuat batuk semakin parah.

Dilansir dari sumber terpercaya seperti Alodokter dan Hello Sehat, berikut adalah daftar buah yang sebaiknya Anda hindari ketika sedang batuk, beserta alasannya.

1. Buah yang Tinggi Asam (Buah Sitrus)

Buah-buahan yang kaya vitamin C seperti jeruk, lemon, dan jeruk nipis sering dianggap baik untuk kesehatan. Namun, saat batuk, kandungan asam yang tinggi pada buah ini dapat mengiritasi tenggorokan yang sudah meradang.

  • Pemicu Asam Lambung: Asam dari buah sitrus bisa memicu naiknya asam lambung (refluks). Kondisi ini bisa memperburuk sensasi gatal dan batuk, terutama jika batuk Anda disebabkan atau diperburuk oleh asam lambung.
  • Iritasi Langsung: Rasa asam yang kuat bisa memberikan sensasi perih pada tenggorokan yang sensitif akibat batuk.

Sebagai gantinya, Anda bisa memilih buah lain yang juga kaya vitamin C namun dengan tingkat keasaman lebih rendah, seperti pepaya atau jambu biji.

2. Nanas

Nanas memang memiliki kandungan vitamin C dan enzim bromelain yang dipercaya memiliki sifat anti-inflamasi. Namun, bagi sebagian orang, nanas bisa menjadi pemicu batuk karena kandungan asamnya yang cukup tinggi.

  • Tekstur Keras: Serat kasar pada daging nanas bisa mengiritasi tenggorokan saat ditelan.
  • Sensasi Gatal: Beberapa orang juga merasakan sensasi gatal atau kesemutan di tenggorokan setelah mengonsumsi nanas, yang bisa memicu batuk.

Jika ingin mengonsumsi nanas, pastikan nanas sudah matang dan dimakan dalam porsi kecil, atau lebih baik hindari sama sekali sampai batuk mereda.


Buah dengan Tekstur Kasar

Selain buah yang asam, buah dengan tekstur yang cenderung keras atau kasar juga berpotensi mengiritasi tenggorokan.

3. Apel yang Keras

Buah apel terkenal sehat, tapi saat batuk, apel yang masih keras sebaiknya dihindari. Tekstur kerasnya membutuhkan usaha lebih untuk dikunyah dan bisa menimbulkan gesekan pada tenggorokan saat ditelan, yang memperparah iritasi.

  • Solusi: Jika Anda tetap ingin mengonsumsi apel, pilihlah apel yang sudah lunak atau olah menjadi saus apel (apple sauce). Mengolahnya menjadi makanan yang lebih lembut akan membuatnya lebih aman dikonsumsi.

Buah yang Memicu Produksi Lendir

Beberapa buah, meskipun tidak asam, bisa meningkatkan produksi lendir (dahak) pada sebagian orang, membuat batuk semakin terasa berdahak dan sulit sembuh.

4. Pisang

Meskipun pisang sering dianggap aman, beberapa ahli gizi menyarankan untuk membatasi konsumsinya saat batuk berdahak. Alasannya, pisang dapat memicu produksi lendir dan membuat dahak terasa lebih kental, sehingga sulit dikeluarkan.

  • Efek Lendir: Untuk beberapa orang yang sensitif, konsumsi pisang bisa membuat lendir di tenggorokan terasa lebih pekat, yang memperburuk kondisi batuk berdahak.

Sebagai alternatif, fokuslah pada buah-buahan yang mengandung banyak air dan bersifat melegakan tenggorokan, seperti semangka dan melon.


Kesimpulan

Memilih makanan yang tepat sangat penting untuk mempercepat proses penyembuhan saat sakit. Ketika batuk, hindari buah-buahan yang tinggi asam, memiliki tekstur keras, atau berpotensi meningkatkan produksi lendir.

Sebagai gantinya, pilihlah buah-buahan yang lembut, kaya air, dan mudah ditelan, seperti:

  • Alpukat: Kaya lemak sehat dan teksturnya sangat lembut.
  • Pepaya: Mudah dicerna, kaya vitamin, dan rendah asam.
  • Semangka dan Melon: Kandungan airnya tinggi, membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Dengan memahami dan memilih buah yang tepat, Anda bisa membantu meredakan gejala batuk dan mempercepat pemulihan. Selalu dengarkan tubuh Anda, dan jika batuk tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. (*/tur)

KADIN KALTENG
https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button