Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin Hadiri RATA XLIV BKS-PTN Barat 2025, Dorong Kolaborasi Riset dan Penguatan SDM

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menghadiri Rapat Tahunan (RATA) XLIV Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Anggota Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Barat Tahun 2025 yang digelar di Bahalap Hotel, Palangka Raya, Sabtu (14/2/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kota Cantik ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam mendukung penguatan peran perguruan tinggi negeri sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
RATA XLIV BKS-PTN Barat merupakan forum konsolidasi para rektor PTN di wilayah barat Indonesia untuk membahas berbagai isu strategis pendidikan tinggi. Agenda utama meliputi penguatan tata kelola perguruan tinggi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan riset dan inovasi, hingga perluasan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta dunia industri.
Dalam kesempatan tersebut, Fairid Naparin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Palangka Raya sebagai tuan rumah forum bergengsi tersebut. Ia berharap, pertemuan para pimpinan PTN itu mampu melahirkan rekomendasi dan langkah konkret yang berdampak langsung pada kemajuan daerah.
“Pemerintah Kota Palangka Raya siap membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan riset terapan, inovasi daerah, serta penguatan kapasitas generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan,” ujar Fairid.
Menurutnya, sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah sangat penting dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks, termasuk transformasi digital, pengelolaan lingkungan, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
Ia menambahkan, hasil riset dari perguruan tinggi diharapkan tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga dapat diimplementasikan sebagai solusi nyata bagi permasalahan masyarakat.
Rapat Tahunan XLIV BKS-PTN Barat Tahun 2025 ini diikuti para pimpinan PTN dari berbagai provinsi di wilayah barat Indonesia. Forum tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring akademik nasional sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor demi peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Palangka Raya tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai kota pendidikan yang terbuka terhadap inovasi dan kemitraan strategis untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. (pra)



