Harga Ikan di Kalteng Selama Ramadan Stabil, Dislutkan: Kenaikan Tidak Signifikan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, S.I.P., M.Si., memastikan harga ikan di wilayah Kalteng selama bulan Ramadan relatif normal dan stabil. Menurut Sri Widanarni, jika pun terjadi kenaikan harga, hal tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat selama bulan puasa. Namun, kenaikan tersebut tidak signifikan dan masih dalam batas wajar.
“Secara umum harga ikan di bulan Ramadan tetap normal. Kalau ada kenaikan, itu karena permintaan meningkat, tetapi tidak terlalu signifikan,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan, setiap memasuki Ramadan hingga menjelang Idulfitri, konsumsi bahan pangan termasuk ikan cenderung mengalami peningkatan. Hal ini seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat dalam menyiapkan menu berbuka puasa dan sahur.
Meski demikian, ketersediaan stok ikan di sejumlah pasar tradisional maupun sentra penjualan ikan dipastikan aman. Distribusi dari nelayan dan pembudidaya juga berjalan lancar. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah terus melakukan pemantauan harga dan pasokan ikan di berbagai daerah guna memastikan stabilitas tetap terjaga selama Ramadan.
Sri Widanarni juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying), karena stok ikan di Kalimantan Tengah dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan selama bulan suci. Dengan kondisi harga yang relatif stabil dan pasokan yang terjaga, masyarakat diharapkan tetap tenang serta dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman tanpa khawatir terhadap lonjakan harga ikan. (pra)



