BeritaHukum Dan Kriminal

Kebakaran Haula Cafe di Nyai Balau, Taksiran Kerugian Capai Rp500 Juta

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kebakaran yang melanda Haula Cafe di Jalan Nyai Balau, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Rabu (4/3/2026) dini hari, taksiran kerugian mencapai Rp500 juta.

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan warga melalui layanan Call Center 112 sekitar pukul 04.19 WIB. Pelapor diketahui bernama Bani yang menghubungi petugas saat api mulai membesar. Dalam waktu dua menit setelah laporan diterima, personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Objek yang terbakar merupakan satu unit rumah permanen yang digunakan sebagai usaha kafe milik Virgie (44), seorang wiraswasta. Beruntung, dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

Jafung Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Palangka Raya, Sucipto mengatakan, setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman bersama unsur pendukung lainnya.

“Saat anggota tiba, api sudah cukup besar di bagian belakang bangunan, sehingga kami lakukan pemadaman terpadu untuk mencegah perambatan,” ujarnya.

Armada yang diturunkan dalam penanganan ini terdiri dari Hino Ayaxx kapasitas 6.000 liter, Hino Ziegler 5.000 liter, serta PS 190 berkapasitas 10.000 liter. Personel yang terlibat merupakan Piket Regu II Mako Damkar dan Regu II Bidang Penyelamatan.

Selain Damkar Kota Palangka Raya, unsur dukungan juga datang dari Mako Rescue, Damkar Dishub, BPBD, Damkar Kehutanan, Redkar, Polsek Pahandut, hingga pihak PLN. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mengamankan area sekitar.

Sucipto menambahkan, fokus utama petugas adalah memutus sumber api dan melakukan pendinginan agar tidak muncul titik api baru.

“Kami melakukan penyemprotan dari beberapa sisi dan memastikan tidak ada bara api yang tersisa sebelum dinyatakan aman,” katanya.

Berdasarkan pendataan sementara, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Untuk taksiran kerugian mencapai kurang lebih Rp500 juta akibat rusaknya sebagian besar bangunan dan peralatan usaha di dalamnya.

“Penanganan dinyatakan selesai pukul 05.45 WIB setelah proses pendinginan dan asesmen akhir dilakukan. Selanjutnya anggota dan armada kembali ke Mako Damkar,” tutupnya. (oiq/aza)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button