Pelajaran dari Kasus THM Enigma: DPRD Palangka Raya Dorong Lurah dan Camat Optimalkan Pengawasan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Operasional tempat hiburan malam (THM) Enigma di Kota Palangka Raya kembali menjadi sorotan. Pasalnya, usaha tersebut diketahui tetap berjalan meski belum mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah.
Kondisi ini pun memicu keprihatinan terhadap lemahnya pengawasan yang dinilai belum berjalan optimal. Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, menilai kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh penyelenggara pemerintahan.
“Ini menjadi pelajaran berharga. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Ia menekankan pentingnya peran aparat pemerintahan di tingkat paling bawah, mulai dari RT, RW, lurah hingga camat, dalam mendeteksi serta mengawasi aktivitas usaha di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, fungsi pengawasan berjenjang tersebut harus benar-benar dioptimalkan agar setiap aktivitas usaha yang tidak sesuai aturan dapat segera terdeteksi sejak dini.
“Pengawasan harus berjalan dari bawah, mulai dari lingkungan terkecil hingga ke tingkat atas, sehingga tidak ada lagi usaha yang berjalan tanpa izin,” tegasnya.
Khemal juga menyayangkan fakta bahwa THM tersebut dapat beroperasi secara leluasa meski belum mengantongi izin. Ia menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan dan mencerminkan adanya celah dalam sistem pengawasan.
“Ini kan sangat miris, ada tempat hiburan malam yang belum mengantongi izin tapi sudah dengan leluasa menjalankan operasinya,” sebutnya.
Sebagai langkah tindak lanjut, pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan pendataan ulang terhadap seluruh THM yang ada di Kota Palangka Raya.
“Pendataan ini penting untuk memastikan apakah seluruh usaha sudah sesuai peruntukan, fungsi, serta ketentuan perizinan yang berlaku,” jelasnya.
Ia berharap kejadian ini menjadi momentum pembenahan secara menyeluruh agar ke depan tidak ada lagi usaha yang beroperasi tanpa legalitas.
“Ini juga menjadi pukulan bagi kita semua. Harapannya, ke depan hal seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya. (oiq)



