BeritaEkonomi BisnisNASIONAL

13 Startup Indonesia & Singapura Masuk Endeavor Outliers 2026: Ada Kopi Kenangan hingga DANA!

KALTENG.CO-Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan pergeseran tren investasi, sektor startup Asia Tenggara—khususnya Indonesia dan Singapura—menunjukkan ketangguhan yang luar biasa.

Baru-baru ini, Endeavor Indonesia resmi merilis daftar Endeavor Outliers 2026, sebuah apresiasi bergengsi bagi perusahaan dengan pertumbuhan tinggi (high-growth companies) yang mampu menjaga performa sekaligus ketahanan bisnis secara konsisten.

Gambar Kiri Gambar Kanan

Apa Itu Endeavor Outliers?

Endeavor Outliers adalah kelompok elit yang mencakup sekitar 10% perusahaan dengan performa terbaik dari jaringan global Endeavor. Jaringan ini melibatkan lebih dari 3.000 wirausaha di lebih dari 50 negara.

Di tahun 2026, secara global terdapat 238 perusahaan yang masuk dalam daftar ini, termasuk di antaranya:

  • 93 Unicorn (Valuasi di atas USD 1 miliar).

  • 5 Decacorn (Valuasi di atas USD 10 miliar).

  • Total pendanaan kolektif mencapai lebih dari USD 31 miliar dalam tiga tahun terakhir.

13 Nama Besar dari Indonesia dan Singapura

Tahun ini, 13 perusahaan dari wilayah Indonesia dan Singapura berhasil menembus daftar prestisius tersebut. Nama-nama ini dianggap sebagai pionir yang tidak hanya mengejar skala besar, tetapi juga memiliki fundamental yang sehat.

Daftar Perusahaan dan Founder di Balik Layar:

Nama PerusahaanFounder / Tokoh Kunci
Kopi KenanganEdward Tirtanata & James Prananto
KredivoUmang Rustagi & Akshay Garg
DANAVince Iswara
ChickinTubagus Syailendra & Ashab Alkahfi
QoalaHarshet Lunani
ASTROVincent Tjendra, Jessica Stephanie Jap, & Marcella Moniaga
DurianPayNatasha Ardiani
BukalapakAchmad Zaky
GoPayAldi Haryopratomo
CarroAaron Tan
CarousellSiu Rui Quek
ThunesPeter De Caluwe
ShopBackHenry Chan
Advance Intelligence GroupJefferson Lanjie Chen

Kategori Pertumbuhan Bisnis

Endeavor membagi para Outliers ke dalam beberapa kategori berdasarkan skala pendapatan dan nilai bisnis mereka:

  1. Early Breakout: Perusahaan dengan pendapatan berkisar antara USD 30–50 juta.

  2. Scaling Up: Perusahaan dengan pendapatan mencapai USD 50–100 juta.

  3. Scaled & Growing: Perusahaan mapan dengan pendapatan di atas USD 100 juta.

  4. Multipliers: Perusahaan yang telah mencapai nilai exit (merger/akuisisi/IPO) di atas USD 500 juta.

Mengapa Mereka Berhasil? Kuncinya Adalah Ketahanan

Managing Director Endeavor Indonesia, Monika Rudijono, menekankan bahwa keberhasilan para Outliers bukan hanya soal angka di atas kertas, melainkan keberanian menghadapi risiko.

“Para Outliers dari Indonesia menjadi pengingat bahwa membangun bisnis berskala besar dari Indonesia bukan hanya mungkin, bahkan di tengah berbagai tantangan. Hal ini ditentukan oleh keberanian para founder dan koneksi mentor,” ujar Monika.

Pergeseran Tren: Dari Bakar Uang ke Profitabilitas

Dunia startup saat ini tengah mengalami transisi besar. Jika beberapa tahun lalu fokus utama adalah pertumbuhan cepat dengan modal besar, kini tren bergeser menuju efisiensi dan keberlanjutan.

Menurut Monika, penyesuaian pendanaan yang terjadi belakangan ini justru menciptakan ekosistem yang lebih sehat. Indonesia sendiri memiliki modal kuat untuk menjadi pemimpin ekonomi digital dunia berkat:

  • Populasi lebih dari 270 juta jiwa.

  • Jumlah startup aktif yang melebihi 3.100 unit.

  • Pertumbuhan ekonomi stabil di atas 5%.

Momentum Emas 2026

Tahun 2026 diprediksi menjadi titik balik bagi startup Indonesia untuk memperkuat fundamental dan mempercepat skala bisnis mereka.

Dengan dukungan jaringan mentor global seperti yang ditawarkan Endeavor, wirausaha berdampak tinggi diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi digital lintas pasar.

Bagi para pelaku bisnis, daftar Outliers ini bukan sekadar piala, melainkan bukti bahwa adaptabilitas dan pengelolaan risiko adalah “mata uang” yang paling berharga di era ketidakpastian. (*/tur)

Related Articles

Back to top button