BeritaHukum Dan KriminalPalangka RayaPeristiwa

Pendekar Bertato Ngamuk di Jalan G Obos! Ibu dan Anak Dibacok hingga Luka Serius: Eh….Ternyata ODGJ

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Aksi brutal seorang pria bertato berinisial RB (23) menggegerkan warga Jalan G Obos VI, Kota Palangka Raya, Minggu (7/6/2026) pagi.

Pria yang belakangan mengaku sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu diduga membacok seorang ibu dan anak hingga mengalami luka serius sebelum akhirnya berhasil diamankan polisi bersama warga.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, RB awalnya terlihat berjalan mondar-mandir di sekitar lingkungan tempat tinggalnya sambil meracau. Tak lama kemudian, ia membawa senjata tajam jenis parang dan bergerak menuju kawasan permukiman warga.

Situasi mendadak mencekam ketika pelaku diduga masuk ke dalam rumah korban tanpa alasan yang jelas. Sesampainya di dalam rumah, RB langsung menyerang seorang ibu rumah tangga berinisial H (42) yang saat itu sedang beraktivitas di kediamannya.

“Informasi awal yang kami terima, pelaku masuk ke rumah korban dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban mengalami sejumlah luka,” ujar Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto saat dikonfirmasi.

Melihat ibunya diserang, AW (19) berupaya memberikan pertolongan dan melindungi korban. Namun keberaniannya justru membuat dirinya menjadi sasaran berikutnya. Akibat serangan tersebut, AW mengalami luka bacok cukup serius pada bagian kepala dan tubuh.

“Korban kedua berusaha melindungi ibunya, namun turut mengalami luka akibat serangan yang dilakukan terduga pelaku,” kata Iyudi.

Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Sementara warga yang mengetahui peristiwa tersebut berupaya memberikan pertolongan kepada kedua korban dan mengevakuasinya ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palangka Raya untuk mendapatkan penanganan medis.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Pahandut bersama warga segera melakukan pengejaran. Tidak lama berselang, RB berhasil ditemukan dan diamankan di kawasan depan Hotel Luwansa, Jalan G Obos Induk, sebelum kembali menimbulkan korban lainnya.

“Terduga pelaku berhasil diamankan oleh personel Polsek Pahandut bersama masyarakat. Saat ini yang bersangkutan sudah berada di Polsek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Dalam proses pemeriksaan awal, pelaku disebut mengaku mengalami gangguan kejiwaan. Keterangan tersebut diperkuat oleh informasi dari pihak keluarga yang menyebut RB baru sekitar dua pekan keluar dari rumah sakit jiwa. Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku secara resmi.

“Terduga pelaku sudah berhasil kami amankan di Polsek Pahandut. Terkait statusnya yang disebut-sebut sebagai ODGJ, kami masih melakukan pendalaman dan verifikasi medis resmi. Kami juga akan melakukan penyelidikan secara objektif dan terukur untuk mengetahui motif maupun kronologi lengkap kejadian ini,” tegasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button