MPC Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ibunda Timerasi Labat

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya atas wafatnya Tatie Kena Laba, ibunda dari Pembina MPC Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Ir. Timerasi Labat. Almarhumah meninggal dunia pada Jumat (4/6/2026) dalam usia 88 tahun setelah menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya.
Kabar berpulangnya almarhumah membawa kesedihan bagi keluarga, kerabat, serta berbagai kalangan yang mengenalnya. Ucapan belasungkawa pun terus berdatangan sebagai bentuk penghormatan dan doa terakhir bagi almarhumah. Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush Valentino, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya sosok yang selama ini dikenal sebagai pribadi yang penuh kasih dan menjadi panutan bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar MPC Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu Tatie Kena Laba. Semoga almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini,” ujarnya.
Menurut Bush, almarhumah merupakan figur yang dihormati banyak orang karena sikapnya yang ramah, bijaksana, dan selalu menunjukkan kepedulian kepada sesama. Kehadirannya selama ini memberikan kesan positif bagi siapa saja yang mengenalnya. Ia menilai kepergian almarhumah bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga besar Timerasi Labat, tetapi juga dirasakan oleh keluarga besar Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya yang turut mengenal dan menghargai sosok beliau.
“Beliau dikenal sebagai pribadi yang sederhana, penuh perhatian, dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap orang-orang di sekitarnya. Nilai-nilai kehidupan yang beliau tanamkan tentu akan terus menjadi teladan bagi keluarga dan generasi penerus,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Bush juga mengajak seluruh kader dan anggota Pemuda Pancasila untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi almarhumah agar segala amal kebaikan yang telah dilakukan semasa hidup mendapat balasan terbaik dari Tuhan Yang Maha Esa.
“Kami mengajak seluruh kader Pemuda Pancasila untuk mendoakan almarhumah. Semoga segala amal ibadah dan pengabdian beliau diterima di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan keteguhan hati,” tuturnya. Kepergian Tatie Kena Laba meninggalkan kenangan mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekat. Sosoknya yang dikenal hangat dan bersahaja akan selalu dikenang sebagai pribadi yang memberikan inspirasi serta nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. (pra)



