BeritaHukum Dan Kriminal

Tak Masuk Kerja, Seorang Karyawan Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Warga Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya, Kamis (11/6/2026). Korban diketahui berinisial OPU (32), seorang karyawan swasta yang menghuni kamar nomor 9 di sebuah rumah kos kawasan tersebut.Peristiwa itu pertama kali terungkap setelah rekan kerja korban merasa curiga karena OPU tidak masuk kerja dan tidak dapat dihubungi seperti biasanya.

Upaya menghubungi korban berkali-kali tidak membuahkan hasil hingga akhirnya informasi tersebut disampaikan kepada pihak keluarga. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel SPKT Polresta Palangka Raya bersama piket fungsi langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP).

https://kalteng.co

Pamapta III SPKT Polresta Palangka Raya, Ipda M. Abrar mengatakan, pihaknya segera mendatangi lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat dan keluarga korban. “Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat dan sesuai prosedur. Begitu menerima informasi, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Saat tiba di lokasi, sejumlah saksi sempat mencoba mengetuk pintu kamar korban. Namun tidak ada respons dari dalam kamar meski sudah dipanggil berkali-kali. “Karena tidak ada jawaban dari dalam kamar, saksi kemudian melakukan pengecekan melalui celah yang ada dan melihat korban sudah dalam posisi tergeletak,” jelas Abrar.

Mengetahui kondisi tersebut, akses masuk ke kamar kemudian dibuka. Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam ruangan sehingga peristiwa itu langsung dilaporkan kepada petugas kepolisian yang berada di lokasi. “Kami kemudian melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara, mengamankan lokasi serta meminta keterangan dari para saksi yang mengetahui awal kejadian,” katanya.

Selain melakukan olah TKP, petugas juga berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.“Unit Inafis kami libatkan untuk melakukan pemeriksaan dan dokumentasi di lokasi. Semua prosedur penanganan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab meninggalnya korban. “Jenazah telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan medis. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan terus melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban,” pungkasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button