BeritaHukum Dan KriminalPangkalan BunPeristiwa

Geger Kobar! Mantan Istri Siri Dipukul dan Dibakar di Hadapan Banyak Orang: Diduga Pelaku Tak Terima Dicerai

PANGKALAN BUN, Kalteng.co-Warga Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendadak gempar pada Sabtu (13/6/2026) malam.

Sebuah aksi penganiayaan sadis menimpa seorang perempuan berinisial SJ, yang sehari-hari mengais rezeki sebagai pedagang warung angkringan.

https://kalteng.co

SJ menjadi korban amukan mantan suami sirinya sendiri. Tak hanya dipukul, korban juga dibakar hidup-hidup oleh pelaku hingga mengalami luka bakar yang sangat serius di sekujur tubuhnya.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Cekcok di Warung Angkringan

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa mencekam ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di tempat jualan korban. Saat SJ sedang sibuk melayani warungnya, pelaku tiba-tiba datang dengan berjalan kaki. Tanpa alasan yang jelas, pelaku langsung menghampiri dan memarahi korban.

Kaget dengan kedatangan mantan suaminya yang tiba-tiba emosi, korban pun berusaha membela diri. Alhasil, adu mulut dan percekcokan sengit antara keduanya tidak dapat dihindarkan di lokasi kejadian.

Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa, melalui Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Agung, membenarkan adanya insiden tragis tersebut.

“Diduga emosinya memuncak, pelaku memukul kepala korban menggunakan balok kayu. Tidak sampai di situ, pelaku kemudian membakar tubuh korban,” ujar Iptu Agung saat dikonfirmasi.

Korban Alami Luka Bakar 80 Persen, Pelaku Buron

Mendapat serangan membabi buta dan mengerikan itu, korban sempat berteriak histeris meminta pertolongan. Beruntung, situasi di sekitar angkringan saat itu cukup ramai oleh warga. Mendengar teriakan korban, warga sekitar langsung berhamburan memberikan pertolongan dan meredam kobaran api.

Korban yang terkulai lemas langsung dilarikan ke Puskesmas Karang Mulya. Namun, karena kondisi luka bakar yang dialami korban sangat parah—mencapai 80 persen—pihak medis akhirnya merujuk korban ke Rumah Sakit (RS) Hanau untuk mendapatkan perawatan intensif.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa menggali informasi lebih dalam dari korban. “Korban sendiri sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan secara detail karena masih dalam perawatan medis akibat luka bakar yang sangat parah di seluruh tubuhnya,” tambah Kapolsek.

Polisi Buru Pelaku, Motif Diduga Sakit Hati

Mengenai motif pasti dari aksi nekat ini, pihak Polsek Pangkalan Banteng menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Kendati demikian, dugaan sementara mencuat bahwa pelaku—yang statusnya merupakan mantan suami siri korban—merasa sakit hati dan tidak terima karena diceraikan oleh SJ.

Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti serta keterangan dari para saksi mata. Sementara itu, pelaku yang langsung melarikan diri usai melancarkan aksi kejinya kini tengah diburu oleh aparat kepolisian.

“Benar, tim kami masih melakukan pengejaran secara intensif terhadap mantan suami korban yang diduga kuat sebagai pelaku utama aksi penganiayaan ini. Kami berharap pelaku bisa segera diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Iptu Agung. (son)

Related Articles

Back to top button