BeritaHukum Dan KriminalNASIONAL

Pengakuan Adik Korban Penyekapan Bandung: Ada Pesan Misterius yang Buat Keluarga Berhenti Mencari

BANDUNG, Kalteng.co-Fakta baru dalam kasus dugaan penyekapan seorang perempuan di Bandung mengundang keprihatinan publik. Selama tiga tahun dinyatakan menghilang, keluarga korban ternyata tidak pernah berhenti mencari keberadaannya. Namun upaya tersebut diduga sempat terhenti setelah keluarga menerima pesan yang mengatasnamakan korban dan meminta agar pencarian dihentikan.

‎‎Informasi tersebut diungkapkan oleh adik korban yang menyebut keluarganya telah berulang kali berusaha menemukan keberadaan sang kakak jauh sebelum kasus itu terungkap ke publik. Bahkan, berbagai cara dilakukan, mulai dari mencari informasi secara langsung hingga menyebarkan kabar kehilangan melalui media sosial.

‎Menurutnya, korban dikenal sebagai sosok yang baik, ramah, dan memiliki hubungan dekat dengan keluarga maupun lingkungan sekitar sebelum akhirnya menghilang setelah berkenalan dengan terduga pelaku.

‎‎”Kami sudah berusaha mencari dan sempat memviralkan informasi keberadaan kakak saya,” ungkap adik korban, Rabu (24/6/2026).

‎‎Namun dalam perjalanan pencarian tersebut, keluarga mengaku menerima pesan yang disebut berasal dari korban. Isi pesan itu meminta agar keluarga tidak lagi berusaha mencari keberadaannya.
‎Karena meyakini pesan tersebut benar dikirim oleh korban, keluarga sempat menghentikan upaya pencarian. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, muncul kecurigaan bahwa pesan tersebut kemungkinan tidak sepenuhnya berasal dari korban.

‎Keluarga menduga ada pihak lain yang berkomunikasi menggunakan identitas korban sehingga mereka percaya bahwa korban berada dalam kondisi aman. Dugaan itu kini menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian setelah kasus tersebut terungkap.

‎Adik korban mengaku tidak pernah membayangkan sang kakak harus menjalani kondisi yang memprihatinkan selama bertahun-tahun. Ia berharap seluruh fakta dapat dibuka secara terang dan proses hukum berjalan secara transparan.
‎”Kami hanya ingin keadilan ditegakkan dan semua pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

‎‎Kasus ini terus menjadi sorotan masyarakat karena tidak hanya menyangkut dugaan penyekapan dalam waktu yang lama, tetapi juga kemungkinan adanya upaya untuk memutus komunikasi korban dengan keluarganya. Publik kini menantikan hasil penyelidikan aparat penegak hukum guna mengungkap secara utuh kronologi dan pihak-pihak yang terlibat dalam perkara tersebut. (*/pra)



Related Articles

Back to top button