EKSEKUTIFKabar DaerahPEMKAB BARITO UTARA

Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka 2026–2031, Bupati Barito Utara Tekankan Inovasi

MUARA TEWEH, Kalteng.co-Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan karakter generasi muda melalui sektor non-formal.

Bertempat di Aula Rumah Jabatan Bupati di Muara Teweh, Senin (8/6/2026), Bupati Barito Utara yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Barito Utara, Shalahuddin, secara resmi melantik jajaran kepengurusan baru Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka untuk Masa Bakti 2026–2031.

Dalam prosesi tersebut, Maya Savitri resmi dilantik sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Barito Utara. Bersamaan dengan itu, dikukuhkan pula Pengurus Dewan Kehormatan, Pengurus Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Tingkat Cabang, Satuan Tugas Pramuka Peduli, Badan Pengawas Keuangan, serta Dewan Kerja Cabang (DKC).

Peran Strategis Pramuka Menuju Indonesia Emas 2045

Bupati Shalahuddin menyampaikan bahwa pelantikan ini tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial belaka. Momentum ini harus menjadi titik balik untuk memperkuat komitmen kolektif dalam memajukan Gerakan Pramuka agar tetap adaptif, inovatif, dan relevan dengan dinamika zaman.

Menurutnya, Pramuka memegang peranan yang sangat krusial dalam membentengi moral generasi muda di tengah gempuran arus modernisasi.

“Pramuka harus mampu menjadi wadah pembinaan yang melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cinta tanah air, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bangsa,” tegas Shalahuddin.

Pendidikan kepramukaan diharapkan mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan ketangguhan mental, kepedulian sosial, serta semangat kebangsaan yang kokoh.

Tuntutan Inovasi: Program Kerja yang Realistis dan Menarik

Sebagai Ketua Mabicab, Shalahuddin memberikan instruksi khusus kepada pengurus yang baru dilantik agar segera merumuskan program kerja yang aplikatif. Ia menekankan bahwa keberhasilan organisasi saat ini diukur dari kemampuan menarik minat generasi Z dan Alpha untuk aktif berkegiatan.

Beberapa poin penting yang ditekankan untuk program kerja ke depan meliputi:

  • Aktivitas Kreatif dan Inovatif: Mengemas kegiatan kepramukaan dengan metode modern yang disenangi anak muda tanpa merusak nilai-nilai dasar kepramukaan.

  • Peningkatan Keterampilan Hidup (Life Skills): Membekali anggota dengan kemampuan bertahan hidup, kepemimpinan, dan kesiapsiagaan bencana.

  • Peka Terhadap Lingkungan: Mendorong aksi nyata dalam pelestarian alam dan kepedulian sosial di Barito Utara.

Memperkuat Akar Rumput dan Kapasitas Pembina

Keberhasilan Gerakan Pramuka tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan di tingkat kabupaten, melainkan dari denyut nadi aktivitas di tingkat akar rumput. Oleh karena itu, fokus pembinaan harus diturunkan secara masif ke tingkat Gugus Depan (Gudep) dan Kwartir Ranting (Kwarran).

Prioritas Penguatan Akar RumputTarget Pencapaian
Kapasitas SDMMeningkatkan kualitas pembina, pelatih, pamong, dan instruktur secara berkala.
Kualitas AnggotaPembina yang berkualitas tinggi akan otomatis melahirkan anggota Pramuka yang unggul dan berkarakter.
Sinergi Lintas SektorMemperkuat kolaborasi erat antara pengurus Pramuka, pihak sekolah, dan jajaran pemerintah daerah.

Di akhir sambutannya, Bupati Barito Utara mengajak seluruh pengurus yang baru dikukuhkan untuk bekerja secara solid dan bergotong-royong.

Sinergi yang kuat antar-pemangku kepentingan diharapkan mampu mencetak generasi muda Barito Utara yang unggul, berintegritas, dan siap menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045. (pra)

Related Articles

Back to top button