EKSEKUTIFKabar DaerahPEMKAB BARITO UTARA

Hadir di Rakerda APDESI 2026, Pemkab Barito Utara Fokus Perkuat Sinergi Pembangunan Desa

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, berkomitmen penuh untuk mempererat koordinasi dan sinergi lintas sektor—mulai dari tingkat desa, daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat. Langkah strategis ini diambil guna menghadapi berbagai tantangan sekaligus mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan, usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Dialog Interaktif Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Kalimantan Tengah 2026.

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Acara tersebut berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, pada Rabu (10/6/2026).

“Berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi saat ini memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen pemerintahan, termasuk pemerintah desa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ungkap Felix Sonadie.

Desa Sebagai Fondasi Utama Pembangunan Daerah

Menurut Felix, Rakerda APDESI 2026 bukan sekadar agenda organisasi rutin. Forum ini memegang peranan krusial sebagai wadah menyatukan persepsi, memperkuat komunikasi, dan membangun kolaborasi konkret antarpemangku kepentingan.

“Desa adalah fondasi pembangunan daerah, sehingga penguatan kapasitas dan peran pemerintah desa menjadi sangat penting,” jelas Wakil Bupati yang hadir didampingi Kepala Dinas Sosial PMD Barito Utara, Sri Hartati, serta Ketua Apdesi Barito Utara.

Melalui ruang dialog ini, seluruh aparatur desa dapat saling bertukar pengalaman, menyampaikan aspirasi, sekaligus merumuskan rekomendasi konstruktif. Tujuannya adalah memformulasikan kebijakan yang berpihak langsung pada kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi dan Dukungan Penuh dari Pemerintah Provinsi

Rakerda APDESI Kalteng 2026 kali ini mengusung tema: “Penguatan Koordinasi, Sinergitas, dan Kolaborasi antara Pemerintahan Desa dan Daerah Demi Pembangunan Desa yang Maju, Mandiri, Berdaya Guna, dan Berkelanjutan”.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang turut hadir menegaskan bahwa ujung tombak pelayanan publik berada di tangan pemerintah desa. Oleh sebab itu, persatuan dan kebersamaan menjadi kunci utama.

  • Peran Desa: Pemerintah desa menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program pembangunan makro.

  • Fokus Utama: Memperkuat ketahanan ekonomi lokal serta menaikkan mutu kualitas pelayanan agar tercipta desa mandiri yang sejahtera.

Menyambut Program Strategis Nasional: Koperasi Desa Merah Putih

Selain penguatan kelembagaan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyambut baik langkah taktis pemerintah pusat dalam menggerakkan ekonomi akar rumput. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemaparan dari Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, mengenai Program Koperasi Desa Merah Putih.

Program ini merupakan bentuk implementasi nyata dari program Asta Cita untuk memperkokoh fondasi ekonomi nasional yang dimulai dari kawasan pedesaan.

Rencana Investasi & Fasilitas Ekonomi Desa:

Program Koperasi Desa Merah Putih ini menargetkan suntikan investasi minimal Rp3 miliar per desa yang dialokasikan untuk pembangunan fasilitas vital, meliputi:

  • Gerai sembako modern

  • Apotek dan klinik kesehatan desa

  • Gudang logistik

  • Sarana transportasi penunjang mobilitas ekonomi

“Kami mendukung penuh berbagai program pemberdayaan ekonomi desa seperti ini. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga ke desa, saya optimistis kita mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat yang nyata,” pungkas Felix Sonadie dengan optimistis. (pra)

Related Articles

Back to top button