Bupati Seruyan Tegaskan Pilkades Serentak 2026 Harus Bersih: Tolak Politik Uang, Hoaks, dan SARA!

KUALA PEMBUANG, Kalteng.co-Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang kian dekat, Pemerintah Kabupaten Seruyan mengambil langkah tegas demi menjaga kondusivitas wilayah. Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, memberikan peringatan keras kepada seluruh calon kepala desa agar bersaing secara sehat dan tidak menghalalkan segala cara demi meraih kemenangan.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Bupati saat membuka agenda Sosialisasi, Pengarahan, Deklarasi Damai, dan Penandatanganan Kesepakatan Pilkades Damai Kabupaten Seruyan yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Seruyan. Acara krusial tersebut berlangsung di halaman Rumah Jabatan Camat Hanau pada Selasa (30/6/2026).
Komitmen 50 Desa untuk Pilkades Aman dan Demokratis
Agenda deklarasi damai ini diikuti oleh 50 desa dari 10 kecamatan di seluruh Kabupaten Seruyan. Kehadiran para calon pemimpin desa ini menjadi simbol komitmen bersama untuk mengawal jalannya pesta demokrasi tingkat desa agar tetap aman, tertib, dan demokratis.
Bupati Ahmad Selanorwanda menekankan bahwa Pilkades tahun ini memiliki bobot politik dan tanggung jawab yang sangat besar. Berdasarkan regulasi terbaru, kepala desa yang terpilih nantinya akan mengemban amanah memimpin desa selama delapan tahun.
“Oleh karena itu, semua prosesnya wajib kita jaga bersama agar berjalan secara jujur, adil dan berintegritas. Kompetisi ini hanya berlangsung sementara, sedangkan persatuan dan kerukunan masyarakat desa harus tetap terpelihara setelah proses pemilihan selesai,” tegas Bupati Ahmad Selanorwanda.
Beliau juga mengimbau para calon untuk mengedepankan kampanye yang santun, bermartabat, serta lebih berfokus pada adu program kerja demi kemajuan desa masing-masing, bukan justru memecah belah warga.
Data dan Fakta Pilkades Serentak Seruyan 2026
Untuk memberikan gambaran mengenai skala pesta demokrasi ini, Kepala DPMD Seruyan sekaligus Wakil Ketua Panitia Pilkades, Rusdi Hidayat, memaparkan data teknis kesiapan pemilu desa tahun ini:
| Komponen Pilkades 2026 | Jumlah / Total |
| Jumlah Desa Penyelenggara | 50 Desa |
| Total Calon Kepala Desa | 140 Orang |
| Daftar Pemilih Tetap (DPT) | 51.257 Pemilih |
| Tempat Pemungutan Suara (TPS) | 114 TPS |
Mitigasi Risiko: Bimtek KPPS Gandeng KPU Seruyan
Selain deklarasi damai, DPMD Seruyan juga bergerak cepat meminimalkan potensi kesalahan teknis di lapangan. Caranya adalah dengan menggelar bimbingan teknis (Bimtek) intensif bagi panitia pemilihan tingkat desa dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Rusdi Hidayat menjelaskan bahwa dalam bimtek ini, pihaknya menggandeng narasumber kompeten dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seruyan. Fokus utama pelatihan meliputi manajemen logistik serta tata cara pemungutan dan penghitungan suara.
“Pelaksanaan bimbingan teknis yang diselenggarakan bagi petugas KPPS adalah pemberian pembekalan intensif agar manajemen logistik pemilihan Kepala Desa terhindar dari prinsip error pada tingkat TPS,” ujar Rusdi.
Melalui persiapan yang matang dan komitmen moral dari seluruh calon kepala desa, Pemerintah Kabupaten Seruyan optimis Pilkades Serentak pada 11 Juli 2026 mendatang dapat berjalan kondusif, jujur, serta melahirkan pemimpin desa yang berintegritas tinggi. (rof)



