BeritaDPRD KALTENG

Faridawaty: Edukasi Karhutla Perlu Dimulai dari Kalangan Pemuda

‎PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, SE., MM., menilai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.

‎Menurut politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut, pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menyampaikan pesan-pesan positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Oleh karena itu, edukasi mengenai dampak dan bahaya karhutla perlu ditanamkan sejak dini agar tumbuh kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

‎”Pemuda merupakan aset daerah yang memiliki semangat, kreativitas, dan kepedulian tinggi terhadap berbagai isu pembangunan, termasuk pelestarian lingkungan. Karena itu, edukasi mengenai bahaya karhutla perlu dimulai dari kalangan generasi muda agar mereka dapat menjadi pelopor dalam menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan,” ujar Faridawaty, Selasa (14/7/2026).

‎Ia mengatakan, pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat pemerintah maupun penegak hukum. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan, komunitas, lembaga pendidikan, hingga tokoh masyarakat untuk membangun budaya peduli terhadap lingkungan.

‎Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang memahami dampak karhutla, baik terhadap kesehatan, lingkungan, maupun aktivitas ekonomi, maka semakin besar pula peluang untuk menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. ‎”Melalui edukasi yang dilakukan secara berkesinambungan, kita berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa mencegah jauh lebih baik daripada melakukan penanggulangan ketika kebakaran sudah terjadi,” katanya.

‎Faridawaty juga mengapresiasi berbagai langkah yang selama ini dilakukan pemerintah daerah bersama TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, relawan, serta berbagai pihak lainnya dalam meningkatkan upaya pencegahan karhutla di Kalimantan Tengah. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat, termasuk generasi muda.

‎Ketua DPW Partai NasDem itu berharap para pemuda tidak hanya menjadi peserta dalam kegiatan sosialisasi, tetapi juga mampu menjadi pelopor di lingkungan masing-masing dengan mengajak masyarakat menjaga hutan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta turut menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam.

‎”Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, saya optimistis kesadaran masyarakat terhadap pencegahan karhutla akan terus meningkat. Generasi muda memiliki energi dan potensi besar untuk menjadi bagian dari solusi dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan Kalimantan Tengah yang lebih baik,” tutupnya. (pra)

Related Articles

Back to top button