Diduga Hendak Bawa Kabur Anak Disabilitas, Pria di Sampit Diamuk Massa

SAMPIT, Kalteng.co – Seorang pria menjadi sasaran amukan warga setelah diduga melakukan aksi pencurian sekaligus mencoba membawa kabur seorang anak perempuan penyandang disabilitas di Jalan DI Panjaitan, tepatnya di depan Toko Sembako Fatimah, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (16/7/2026). Peristiwa tersebut sempat terekam video dan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, pria yang diduga sebagai pelaku terlihat tidak berdaya setelah dikerumuni dan dipukuli warga yang geram atas dugaan perbuatannya.
Korban diketahui merupakan anak perempuan berinisial F (11). Menurut keterangan keluarga, korban sempat berteriak meminta pertolongan ketika diduga hendak dibawa oleh pelaku menggunakan sebuah mobil. Paman korban, M. Sukron, mengatakan teriakan korban didengar oleh ayahnya yang kemudian bergegas menuju lokasi kejadian. Saat itu, korban disebut sudah berada di dalam kendaraan bersama terduga pelaku.
“Dia berteriak minta tolong. Saat berteriak itu, pelaku diduga memukul dan mendorong korban hingga membentur pintu mobil,” ujarnya. Sukron menjelaskan, ayah korban langsung membuka pintu kendaraan setelah tiba di lokasi. Kejadian tersebut kemudian menarik perhatian warga sekitar yang berdatangan dan mengamankan pria yang diduga sebagai pelaku.
“Begitu ayahnya datang, anak itu langsung membuka pintu mobil. Warga yang mengetahui kejadian kemudian berdatangan dan mengamankan pelaku,” katanya. Ia menambahkan, korban merupakan anak penyandang disabilitas yang mengalami keterbatasan pada kemampuan berjalan, namun tidak mengalami gangguan dalam perkembangan intelektual.
“Iya, anak ini memiliki keterbatasan fisik sehingga tidak bisa berjalan normal. Tetapi untuk kecerdasannya, alhamdulillah baik,” ungkapnya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami memar di beberapa bagian tubuh dan hingga kini masih mengalami trauma. Keluarga berharap proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sementara itu, terduga pelaku telah diamankan aparat kepolisian dan dibawa ke Polsek Ketapang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih menyelidiki kronologi serta motif dugaan tindak pidana tersebut, termasuk mendalami apakah benar terjadi percobaan membawa kabur korban atau bentuk tindak pidana lainnya. (oiq)





