AKHIR PEKANBeritaGaleriMETROPOLIS

Bacaan Misa Hari Ini, Minggu 1 Februari 2026: Merajut Kerendahan Hati di Minggu Biasa IV

KALTENG.CO-Umat Katolik di seluruh dunia hari ini kembali berkumpul untuk merayakan Ekaristi Kudus. Pada hari Minggu ini, Gereja memasuki perayaan Hari Minggu Biasa IV.

Meskipun tidak ada peringatan santo-santa atau agenda khusus berskala besar, ibadah tetap berlangsung khidmat dengan pesan mendalam melalui rangkaian Liturgi Sabda.

Sesuai dengan tata perayaan Ekaristi, umat diajak untuk merenungkan tiga bacaan utama dari Kitab Suci: Bacaan Pertama, Bacaan Kedua, dan Bacaan Injil. Tema sentral hari ini berfokus pada kerendahan hati dan kebahagiaan sejati di mata Tuhan.

Rangkaian Bacaan Kitab Suci Hari Ini

1. Bacaan Pertama: Nubuat Nabi Zefanya (Zefanya 2:3, 3:12-13)

Bacaan ini mengingatkan kita bahwa perlindungan Tuhan diberikan kepada mereka yang rendah hati.

“Carilah Tuhan, hai semua orang yang rendah hati di negeri… carilah keadilan, carilah kerendahan hati.”

Nabi Zefanya menegaskan bahwa umat yang rendah hati dan jujur—yang tidak lagi menggunakan lidah penipu—akan hidup tenang layaknya kawanan domba yang berbaring tanpa gangguan karena perlindungan nama Tuhan.

2. Bacaan Kedua: Surat Rasul Paulus (1 Korintus 1:26-31)

Rasul Paulus mengajak jemaat di Korintus (dan kita semua) untuk melihat standar Allah yang berbeda dengan standar dunia.

  • Dunia memuja: Kebijaksanaan, kekuatan, dan kehormatan.

  • Allah memilih: Apa yang lemah, yang hina, dan yang tidak berarti di mata dunia.

Tujuannya sangat jelas: agar tidak ada manusia yang memegahkan diri di hadapan Allah. Kebanggaan kita bukanlah pada status sosial atau kecerdasan, melainkan pada Kristus Yesus yang menjadi hikmat bagi kita.

3. Bacaan Injil: Sabda Bahagia (Matius 5:1-12a)

Inilah inti dari ajaran Yesus di atas bukit. Yesus memberikan “konstitusi” Kerajaan Surga yang seringkali kontradiktif dengan nilai-nilai duniawi.

Siapakah yang disebut berbahagia menurut Yesus?

  • Mereka yang miskin di hadapan Allah (rendah hati).

  • Mereka yang berdukacita, lemah lembut, dan haus akan kebenaran.

  • Mereka yang murah hati, suci hatinya, dan membawa damai.

  • Mereka yang dianiaya dan dicela karena iman kepada-Nya.

Yesus menjanjikan satu hal yang pasti: “Besarlah ganjaranmu di surga.”

Renungan Singkat: Bahagia yang Tak Kasat Mata

Melalui ketiga bacaan di atas, kita diajak untuk merefleksikan kembali makna kesuksesan dan kebahagiaan. Seringkali kita merasa tidak cukup karena tidak memiliki “kekuatan” atau “kekayaan” menurut standar dunia.

Namun, liturgi hari ini menegaskan bahwa kerendahan hati adalah kunci utama untuk mendekat kepada Allah. Menjadi “miskin di hadapan Allah” berarti mengakui bahwa kita sepenuhnya bergantung pada penyelenggaraan-Nya.

Tips Menghayati Misa Minggu Ini

  • Fokus pada Kerendahan Hati: Cobalah untuk membuang kesombongan diri sebelum memasuki gereja.

  • Jadilah Pembawa Damai: Sesuai Injil hari ini, carilah cara kecil untuk membawa kedamaian di lingkungan keluarga atau kerja di pekan mendatang.

  • Membaca Ulang: Luangkan waktu 5 menit setelah misa untuk membaca kembali Sabda Bahagia (Matius 5:1-12a) sebagai pedoman hidup seminggu ke depan. (*/tur)

Related Articles

Back to top button